30/04/09

Koran Digital Justru Gairahkan Budaya Baca

Naskah koran diterbitkan di internet adalah hal yang sudah biasa pada saat ini. Namun, menyaksikan koran dalam tampilan cetaknya di dunia maya secara utuh halaman per halaman adalah hal baru. Inilah yang disebut koran digital (e-paper).

Sejumlah koran nasional sudah mendigitalisasi koran cetak mereka termasuk Kompas. Pertanyaan kemudian timbul, apakah koran "gaya baru" ini akan mematikan koran cetak seiring kian maraknya pengakses internet di Indonesia ? Jawabnya ternyata tidak.

Setidaknya itulah yang ditegaskan Chief Executive Serious Group, John Fong asal Malaysia. Serious Group adalah pemilik jasa layanan pembuat koran digital terkemuka berlabel Softpress. Kelompok ini pula yang menangani koran digital milik Kompas.

Menurut John, hadirnya koran digital justru menggairahkan budaya baca. Koran jenis baru ini akan menjadi mitra strategis untuk mengembangkan koran cetak sehingga tidak ditinggalkan pembacanya. "E-paper tidak bisa dilawankan dengan hadirnya televisi pada 1990an. Karena televisi mengembangkan budaya menonton, sedangkan e-paper sama-sama mengembangkan budaya membaca seperti di cetak," kata John saat bertandang ke redaksi Kompas.com, Rabu (29/4).

Secara gamblang, John membeberkan "rahasia bisnis" di balik masa depan koran digital yang akan menjadi lahan baru bagi koran cetak mengembangkan diri. Menurutnya, koran digital sangat memanjakan pembaca dan pemasang iklan. Tampilannya sama persis dengan versi cetak, minus yang dapat ditimbulkan oleh mesin cetak. Pada edisi digital, pembaca bisa menikmati halaman demi halaman koran itu. Dengan satu klik, artikel--dengan naskah yang terlalu kecil ukuran bisa dibaca dengan mudah di jendela, lengkap dengan foto ataupun infografis yang menjadi ciri utamanya. Artikel pun bisa dicetak semudah mengklik tombol Print tanpa perlu mencetak semua halaman.

Pembaca juga bisa memasuki halaman yang diinginkan, galeri foto, iklan, teks bergerak yang membuatnya terhubung ke situs berita, sampai fasilitas mesin pencari. Bagi koran digital bikinan Softpress juga dilengkapi fasilitas "dot density report" di mana kita bisa mengetahui jumlah pengeklik berita sekaligus berita paling populer.

Bagi pemasang iklan akan dimanjakan lantaran iklan bisa diklik dan ditampilkan pada halaman tersendiri. Sedangkan bagi pemilik koran digital, mereka bisa mensinergikan pemasang iklan di cetak dengan di digital. "Misalnya, pemasang iklan dicetak diberi bonus iklan dalam bentuk video di e-papar dengan sedikit tambahan harga. Saya kira pemasang iklan akan menilai ini tawaran menarik," kata John.

Optimisme John juga didasarkan fakta bahwa koran digital berpeluang terbaca oleh pengakses dari banyak negara. Sebagai gambaran, menurut John, koran digital Kompas saat ini terbaca di 108 negara di dunia.(Kompas.com)

Read More ..

WHO: Flu Babi Sudah Fase 5

Data resmi website Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, flu babi sudah memasuki fase 5. Fase 5 ditandai dengan penularan antarmanusia yang menyebar di setidaknya dua negara di dalam satu region WHO. Fase 5 adalah signal kuat bahwa pandemi sudah mengancam dan merupakan waktu untuk menyempurnakan organisasi dan komunikasi serta mengimplementasikan rencana mitigasi yang ada.

"Jumlah kasus per 30 April 2009 adalah Austria 1 kasus, Kanada (13), Jerman (3), Israel (2), Selandia Baru (3), Spanyol (4), dan Inggris (5), semua negara ini tidak ada kematian. Sementara itu di AS 91 kasus dan 1 kasus meninggal dunia serta Meksiko 26 kasus dan 7 meninggal dunia. Total di seluruh dunia sampai kemarin ada 148 kasus dan 8 di antaranya meninggal dunia (CFR 5,4 persen)," kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Dirjen P2PL) Departemen Kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama di Jakarta, Kamis (30/4).

Tanggal 29 April 2009 Menteri Kesehatan sudah membuat edaran ke semua gubernur di Indonesia untuk menangani swine flu/flu Meksiko ini.

"Sudah dikirimkan lagi surat edaran Dirjen P2PL tentang definisi kasus dan pedoman pengobatan kepada semua dinas kesehatan di Indonesia sebagai pegangan petugas kesehatan yang dibuat berdasarkan pertemuan para pakar pada 29 April pagi di Departemen Kesehatan," kata Tjandra Yoga.

Juga telah dikirimkan lagi surat edaran Dirjen P2PL ke semua Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan yang menjelaskan secara lebih rinci alur dan prosedur pemeriksaan penumpang di bandara dan pelabuhan.

Posko DitJen P2PL Depkes secara aktif menghubungi semua kantor kesehatan pelabuhan di seluruh Indonesia setidaknya dua kali sehari untuk mencek perkembangan di berbagai bandara/pelabuhan.

Fase 5
Mengenai apa yang dimaksud dengan fase-fase pada flu babi, Tjandra Yoga menjelaskan bahwa fase 3 adalah kasus sporadik atau kluster kecil, penukar antarmanusia terbatas (misalnya pada kontak amat erat), tidak ada penularan berkepanjangan di masyarakat, tidak jelas apakah akan terjadi pandemi.

Fase 4, jelas ada penularan antarmanusia, telah terjadi kejadian luar biasa (KLB) di masyarakat (community-level outbreaks). Kemungkinan penularan berkelanjutan menjadi meningkat dan risiko terjadinya pandemi juga makin meningkat secara bermakna.

Fase 5 ditandai dengan penularan antarmanusia yang menyebar pada setidaknya dua negara di dalam satu region WHO. Fase 5 adalah signal kuat bahwa pandemi sudah mengancam dan merupakan waktu untuk menyempurnakan organisasi dan komunikasi serta mengimplementasikan rencana mitigasi yang ada.

Fase 6 adalah fase pandemi, di mana sudah terjadi KLB juga juga di setidaknya satu negara lain di luar region WHO yang tadi sudah terkena di fase 5. Kalau sudah ada deklarasi fase 6, artinya pandemi sedang berjalan. (Kompas.com)

Read More ..

25/04/09

2100 Bumi Akan Panas Sekali

Ancaman pemanasan global masih dapat dihilangkan dalam jumlah sangat besar jika semua negara memangkas buangan gas rumah kaca, yang memerangkap panas, sampai 70 persen pada abad ini, demikian hasil satu analisis baru.

Meskipun temperatur global akan naik, sebagian aspek perubahan iklim yang paling berpotensi menimbulkan bahaya terhadap, termasuk kehilangan besar es laut Kutub Utara dan tanah beku serta kenaikan mencolok permukaan air laut, dapat dihindari.

Studi tersebut, yang dipimpin oleh beberapa ilmuwan dari National Center for Atmospheric Research (NCAR), direncanakan disiarkan pekan depan di dalam Geophysical Research Letters. Penelitian itu didanai oleh Department of Energy dan National Science Foundation, penaja NCAR.

"Penelitian ini menunjukkan kita tidak lagi dapat menghindari pemanasan mencolok selama abad ini," kata ilmuwan NCAR Warren Washington, pemimpin peneliti tersebut.

Temperatur rata-rata global telah bertambah hangat mendekati 1 derajat celsius (hampir 1,8 derajat fahrenheit) sejak era pra-industri. Kebanyakan pemanasan disebabkan oleh buangan gas rumah kaca yang dihasilkan manusia, terutama karbon dioksida.

Gas yang memerangkap panas itu telah naik dari tingkat era pra-industri sekitar 284 bagian per juta (ppm) di atmosfer jadi lebih dari 380 ppm hari ini.

Sementara penelitian tersebut memperlihatkan bahwa pemanasan tambahan sebesar 1 derajat celsius (1,8 derajat fahrenheit) mungkin menjadi permulaan bagi perubahan iklim yang berbahaya, Uni Eropa telah menyerukan pengurangan dramatis buangan gas karbon dioksida dan gas rumah kaca. Kongres AS juga sedang membahas masalah itu.

Guna mengkaji dampak pengurangan semacam itu terhadap iklim di dunia, Washington dan rekannya melakukan kajian superkomputer global dengan menggunakan Community Climate System Model, yang berpusat di NCAR.

Mereka berasumsi, tingkat karbon dioksida dapat dipertahankan pada angka 450 ppm pada penghujung abad ini. Jumlah tersebut berasal dari US Climate Change Science Program, yang telah menetapkan 450 ppm sebagai sasaran yang bisa dicapai jika dunia secara cepat menyesuaikan tindakan pelestarian dan teknologi hijau baru guna mengurangi buangan gas secara dramatis.

Sebaliknya, buangan gas sekarang berada di jalur menuju tingkat 750 ppm paling lambat pada 2100 jika tak dikendalikan.

Hasil tim tersebut memperlihatkan kalau karbon dioksida ditahan pada tingkat 450 ppm, temperatur global akan naik sebesar 0,6 derajat celsius (sekitar 1 derajat fahrenheit) di atas catatan saat ini sampai akhir abad ini.

Sebaliknya, studi itu memperlihatkan, temperatur akan naik hampir sebesar empat kali jumlah tersebut, jadi 2,2 derajat celsius (4 derajat fahrenheit) di atas catatan saat ini, kalau buangan gas dibiarkan terus berlanjut di jalurnya saat ini.

Menahan tingkat karbon dioksida pada angka 450 ppm akan memiliki dampak lain, demikian perkiraan studi contoh iklim itu.

Kenaikan permukaan air laut akibat peningkatan panas karena temperatur air menghangat akan menjadi 14 sentimeter (sekitar 5,5 inci) dan bukan 22 sentimeter (8,7 inci). Kenaikan mencolok permukaan air laut diperkirakan akan terjadi karena pencairan lapisan es dan gletser.

Volume es Kutub Utara pada musim panas menyusut sebanyak seperempat dan diperkirakan akan stabil paling lambat pada 2100. Suatu penelitian telah menyatakan, es musim panas akan hilang sama sekali pada abad ini jika buangan gas tetap pada tingkat saat ini.

Pemanasan Kutub Utara akan berkurang separuhnya sehingga membantu melestarikan populasi ikan dan burung laut serta hewan mamalia laut di wilayah seperti di bagian utara Laut Bering.

Perubahan salju regional secara mencolok, termasuk penurunan salju di US Southwest dan peningkatan di US Norhteast serta Kanada, akan berkurang sampai separuh kalau buangan gas dapat dipertahankan pada tingkat 450 ppm.

Sistem cuaca itu akan stabil sampai sekitar 2100, dan bukan terus menghangat. Tim penelitian tersebut menggunakan simulasi superkomputer guna membandingkan skenario peristiwa biasa melalui pengurangan dramatis buangan karbon dioksida yang dimulai dalam waktu sekitar satu dasawarsa.

Penulis kajian tersebut menegaskan, mereka tidak mengkaji bagaimana pengurangan seperti itu dapat dicapai atau menyarankan kebijakan tertentu.

"Tujuan kami ialah menyediakan bagi pembuat kebijakan penelitian yang sesuai sehingga mereka dapat membuat keputusan setelah mendapat keterangan," kata Washington.

"Studi ini menyediakan suatu harapan bahwa kita dapat menghindari dampak terburuk perubahan iklim, jika masyarakat dapat mengurangi buangan dalam jumlah besar selama beberapa dasawarsa mendatang dan melanjutkan pengurangan utama sepanjang abad ini." (Kompas.com)

Read More ..

24/04/09

Mengapa Bayi Itu Membatu di Kandungan?

Tim dokter yang dipimpin dr H Hafiz Usman SpoG dikejutkan dengan ditemukannya bayi yang sudah membatu di dalam rongga perut Ny Painah (48). Saat itu Painah sedang menjalani operasi pengangkatan mioma uteri (sejenis tumor jinak,) di Rumah Sakit Dr Noesmir Baturaja, Rabu (22/4).

Menurut keluarga Painah, kemungkian besar bayi itu sudah “menghuni” perut ibunya selama 24 tahun. Saat itu, setelah acara nujuh bulan (syukuran untuk wanita yang sedang hamil tujuh bulan), janin di perut Ny Painah hilang dan perut Ny Painah berangsur mengecil seperti orang yang sudah bersalin.

Dr H Hafiz Usman SpoG yang ditemui seusai melakukan tindakan operasi mengatakan, kasus ini atau dalam istilah medis lito pedium (lito berarti batu dan pedium artinya anak) baru pertama kali ditemukan di Ogan Komering Ulu (OKU). Namun, di dunia medis hal ini sudah dikenal, dan kasus terakhir terjadi di Jawa Timur.

Menurut Dr H Hafiz Usman SpoG, Painah mengalami kehamilan intra abdominal atau ekstra utrin, janin meninggal dunia di dalam tapi tidak terjadi pembusukan dan janin tidak keluar (lahir) sebab posisi janin di dalam rongga perut (di luar rahim). Akibatnya, terjadi proses kalsifikasi (pengapuran).

Janin dengan berat 300 gr-400 gr dan panjang 14 cm (jika diluruskan), menurut dokter, diperkirakan berusia empat bulan. Janin normal ini masih terbungkus jaringan ikat kologin dengan posisi tangan kanan dilipat di bawah kepala dan tangan kiri terlipat di bawah paha kiri. Menurut Dr H Hafiz Usman, janin pasangan Ny Painah dan Sugiyanto ini sudah memiliki anggota gerak atas dan bawah yang lengkap.

Menurut Hafiz Usman, awalnya pasien masuk ke rumah sakit dengan keluhan keluar darah dari vagina (pendarahan) selama dua bulan terakhir tanpa henti. Selanjutnya, pasien asal Desa Krujon, Kecamatan Semendaway Suku III atau yang lebih dikenal BK XVI Belitang, Kabupaten OKU Timur, ini menjalani pemeriksaan kesehatan. Setelah dilakukan USG ditemukan tumor jinak di dalam rahim dan disarankan operasi mioma uteri.

Lebih jauh, menurut dokter, saat USG tidak tergambar dengan khas kalau ada lito pediun dalam perut pasien sehingga perhatian tim dokter hanya terfokus pada tumor. Operasi dimulai pukul 09.00 (1,5 jam) setelah dokter melakukan tindakan operasi pengangkatan mioma uteri, rahim lengket ketika dilepaskan dokter teraba benda seperti batu di daerah saluran telur sebelah kanan di luar rahim.

Awalnya dokter heran kenapa ada batu dalam perut pasien, rupanya ditemukan lito pediom di daerah saluran telur sebelah kanan di luar rahim. Setelah dokter menemukan lito pedium, tak lama berselang dokter juga menemukan tembuni yang tidak terserap yang juga sudah mengalami pengapuran.

Kasus hamil di luar rahim sebenarnya sering terjadi, tapi bila cepat ketahuan bisa diselamatkan dengan cara melakukan operasi pada saat janin sudah cukup bulan. Kasus ini menurut dokter tergolong langka.

“Bila keluarga pasien ikhlas bisa disumbangkan ke laboratorium untuk kepentingan pengetahuan dunia kedokteran,” katanya. Namun, sayangnya, keluarga Painah akan menguburkan janinnya, apalagi ini janin pertama dan terakhir (karena setelah itu Painah tidak hamil lagi).

Pengamatan Sripo, Painah yang baru menjalani operasi belum pulih. Wanita separuh baya ini terlihat belum sadar. Anggota keluarga Painah ingin merahasiakan seputar ditemukannya janin yang sudah mengalami pengapuran, bahkan mereka meminta pengunjung rumah sakit maupun penunggu pasien tidak merubung Painah. “Sudahlah, jangan jadi tontonan, ini orang sakit,” ujar salah seorang keluarga Painah seraya meminta warga membubarkan diri. (Kompas.com/eni)

Read More ..

24 Tahun Bayi Menjadi Batu di Perut

Tim dokter dikejutkan dengan ditemukannya bayi yang sudah membatu dalam rongga perut Ny Painah (48) pada saat operasi pengangkatan mioma uteri yang dilakukan tim dokter dipimpin dr H Hafiz Usman SpoG di Rumah Sakit dr Noesmir Baturaja Rabu (22/4).

Bayi dengan berat sekitar 300 gram – 400 gram dan panjang 14 cm itu menurut keluarga Painah sudah menghuni perut ibunya selama 24 tahun. Namun setelah acara tujuh bulanan, bayi hilang dan perut ibunya berangsur mengecil seperti orang sudah bersalin.

Dokter H Hafiz Usman SpOG mengatakan kasus ini atau dalam istilah medis Lito pedium (lito berarti batu dan pedium artinya anak) baru pertama kali ditemukan di Ogan Komering Utara (OKU). Ibu bayi mengalami kehamilan intraabdominal /ekstra utrin. Bayi meninggal dunia pada kehamilan tujuh bulan dan tidak ada jalan keluar (lahir) karena posisi bayi di dalam rongga perut atau bayi berada di luar rahim. (Kompas.com/Leni Juwita)

Read More ..

23/04/09

10 Langkah Menulis Surat Pembaca Yang Menembus Media

Oleh : Budi Purnomo

Menulis Surat Pembaca itu gampang, kata seorang penulis yang memang namanya sering terpampang di berbagai rubrik Surat Pembaca media cetak. Tidak sedikit pula yang beranggapan bahwa menulis Surat pembaca itu sulit. Namun terlepas dari pro kontra tersebut, dibandingkan dengan karya tulis lainnya, menulis Surat Pembaca memang lebih gampang. Mudah-mudahan, Tips Sepuluh Langkah ini dapat menjadi obat bagi Anda yang masih merasa kesulitan menulis Surat Pembaca.

Langkah Pertama : Tentukan tema yang akan ditulis
Sebagaimana menulis artikel pada umumnya, menulis Surat Pembaca pun memerlukan tema yang jelas. Dengan tema yang jelas, diharapkan penulis akan konsentrasi dan fokus terhadap permasalahan yang berkaitan dengan tema. Entah itu memberikan solusi terbaik, menyampaikan pandangan pro dan kontra atau bahkan wacana alternative. Oleh karena itu pembuatan judul tetap harus memiligi daya tarik dan disesuaikan dengan isinya. Misalnya, kita akan menulis tentang lingkungan hidup, maka kita jangan ngelantur kemana-mana. Selain space tulisan yang terbatas, tulisan yang ngelantur sangat tidak produktif dan tidak enak dibaca.

Langkah Kedua : Tuangkan tulisan dengan bahasa yang jelas
Meskipun belum tentu merupakan suatu kesalahan, tetapi salah satu kelemahan para penulis adalah menonjolkan penulisan dengan menyisipkan bahasa-bahasa asing yang tidak perlu. Tujuannya (mungkin) agar terlihat intelek dan (terlihat) mengikuti perkembangan baru. Sebenarnya sih boleh-boleh saja. Tetapi untuk menulis Surat Pembaca tolong dipertimbangkan baik-baik. Bagaimana pun, menuangkan tulisan dengan bahasa yang lebih jelas dinilai lebih bagus. Penyebabnya, karena karakteristik penulisan Surat Pembaca yang harus singkat dan padat.

Langkah Ketiga : Jangan menulis terlalu panjang.
Kalau kita jeli meneliti tulisan-tulisan Surat Pembaca yang ada di media cetak, baik itu suratkabar, tabloid, maupun majalah, paling panjang hanya memuat 3 s/d 5 paragraph/alenea. Rumus seperti ini sebaiknya jangan Anda tabrak. Mengapa ? tulisan yang panjang dan lebar hanya akan menambah pekerjaan redaksi yang sudah bertumpuk pekerjaan. Kalau Anda menjadi redaksinya pun, tentu akan lebih senang memilih tulisan atau artikel yang pas, sesuai dengan harapan, dan tidak berpanjang lebar.

Langkah Keempat : Baca lagi, edit lagi.
Setelah tulisan selesai dibuat, sebaiknya jangan langsung dikirim ke media cetak. Cobalah diendapkan sebentar saja, lalu Anda cek sekali lagi. Apakah masih ada salah huruf atau salah kata ? Bahkan mungkin ada kalimat-kalimat yang dirangkai dari satu kalimat ke kalimat lain yang tidak nyambung ? Pastikan, semua tulisan yang Anda buat sempurna menurut versi Anda sendiri. Bila perlu, konfirmasikan lagi kepada senior Anda, apakah tulisan Anda ini sudah oke atau kurang ? Kalau Anda akan membacanya lagi, kemudian Anda edit lagi karena Anda kurang puas, lakukanlah dengan penuh perjuangan, sampai Anda benar-benar nyaman dengan tulisan yang Anda buat sendiri.

Langkah Kelima : Buat surat pengantar
Akan lebih sopan kalau dalam mengirimkan Surat Pembaca kita juga diberikan pengantar yang isinya bahwa surat yang terlampir adalah surat pembaca. Contoh isi surat pengantar secara ringkas adalah sebagai berikut : Bersama ini kami kirimkan tulisan berjudul : “ (tuliskan judulnya) ” untuk dimuat di Rubrik Surat Pembaca media cetak yang Bapak/Ibu pimpin. Semoga Surat Pembaca kami ini dapat dipublikasikan di media cetak Bapak/Ibu. Atas bantuan yang diberikan, kami menyampaikan terima kasih. Jangan lupa cantumkan Nama, Alamat, serta Nomor Telp/HP Anda yang gampang dihubungi.

Langkah Keenam : Jangan lupa lampirkan identitas diri.
Kalau kita buka media cetak di halaman opini atau pun di bawah box susunan redaksi media massa, selalu dicantumkan informasi agar setiap pengirim Surat Pembaca melampirkan fotocopy identitas diri. Anda dituntut ketaatan untuk memenuhi ketentuan ini. Kalau KTP tidak ada, Anda bisa menggunakan Kartu SIM, Kartu Pelajar, atau kartu identitas yang lainnya. Yang penting, jangan melampirkan yang kartu identitas yang asli, cukup fotocopy-nya saja,

Langkah Ketujuh : Kirimkan kepada alamat redaksi media
Setelah semuanya siap, barulah Anda mengirimkan surat kepada redaksi yang mengasuh rubrik Surat Pembaca. Biasanya redaksi Surat Pembaca juga mengelola halaman Opini. Alamat Redaksi media cetak selalu dicantumkan di box susunan redaksi, masing-masing media. Untuk alamat redaksi yang lebih lengkap, Komunitas Penulis Surat Pembaca “JEJak” sudah menyediakannya secara gratis di http://infojejak. blogspot. com/2006/ 04/daftar- alamat-redaksi- media-cetak. html atau di http://alamatmedia. blogspot. com. Setelah itu, silahkan kirim tulisan Surat Pembaca Anda ke media cetak yang memiliki visi dan misi yang sama dengan contain atau materi Surat Pembaca yang Anda buat. Kalau Anda memiliki minat besar untuk menulis, biasanya dengan membaca media cetak (atau membaca Surat Pembaca yang dimuat di situ), Anda akan memiliki feeling bahwa tulisan-tulisan dengan visi dan misi tertentu maka potensi untuk dimuatnya sangat tinggi.

Langkah Kedelapan : Monitoring pemuatan Surat Pembaca
Setelah mengirimkan Surat Pembaca ke redaksi media cetak, Anda tinggal menunggu pemuatan atau penerbitannya di media cetak yang kita kirim. Jangan berharap redaksi akan memberitahu Anda untuk pemuatan, karena mereka pun memiliki waktu yang terbatas dan dikejar dead line. Kalau punya uang, lebih baik Anda membeli media cetak tersebut untuk memonitor apakah Surat Pembaca kita sudah dimuat atau belum. Tetapi, kalau keuangan Anda terbatas, pinjam sebentar di agen media cetak atau tukang koran untuk ngintip rubrik Surat Pembaca, juga bisa Anda lakukan.

Langkah Kesembilan : Coba lagi, dan jangan putus asa
Kalau tulisan Anda tidak dimuat, jangan berputus asa. Kesuksesan penulis-penulis hebat adalah karena tulisan-tulisannya pernah ditolak oleh penerbit. Anda coba lagi, baca lagi, belajar lagi dan kirim lagi. Pokoknya jangan ada istilah berputus asa, karena dengan demikian maka Anda pasti bisa.

Langkah Kesepuluh : Dokumentasikan Surat Pembaca Anda
Tulisan-tulisan Surat Pembaca yang telah dimuat di media massa, jangan dibuang. Buatlah dokumentasi yang rapi, suatu saat pasti akan berguna bagi karir dan kehidupan Anda. Memang benar, kegiatan menulis Surat pembaca bukan karena alasan uang, tidak ada honor dari penerbit apabila tulisan Anda dimuat di rubrik Surat Pembaca. Tetapi, kalau kita rutin menulis, maka kemampuan interlektualitas kita terasah.

Kalau tulisan Surat Pembaca sudah menumpuk, Anda bisa mendokumentasikanny a via blog pribadi,, dan kemudian ditawarkan kepada penerbit buku, siapa tahu ada yang berminat. Kalau jalannya mulus, Anda pun menjadi ngetop. Kata orang, ngetop adalah rejeki berupa benefit yang bisa mendatangkan profit. Mudah-mudahan, Anda termasuk keluarga besar penulis yang beruntung. Semoga!

Sumber: Komunitas Penulis Surat Pembaca Jakarta


Read More ..

22/04/09

Pelangsing Herbal Berbahaya?

Beberapa produk herbal untuk pelangsing tubuh diduga mengandung obat-obatan yang bisa membahayakan kesehatan konsumen. Dalam laporan hasil penelitian dijurnal Deutsches Arzteblatt International, peneliti Jerman, menjelaskan kasus 17 pasien yang teracuni setelah mengkonsumsi kapsul pelangsing dari Cina, yang dijual di Internet.

Meski produk mereka dipasarkan sebagai produk herbal, uji laboratorium menunjukkan produk tersebut mengandung sibutramine dosis tinggi. Ini adalah kandungan bahan aktif yang digunakan dalam obat anti obesitas yang dijual dengan merek Meridia di Amerika dan Reductil di Eropa.

Para pasien yang dilaporkan dirawat di pusat kontrol keracunan di dua kota di Jerman, para pasien mengeluhkan berbagai gejala seperti peningkatan detak jantung, sakit dada, pusing, muntah dan sesak nafas. Dua kasus diantaranya juga mengalami gangguan kejiwaan atau psikosis temporer kita menggunakan produk itu dikombinasi dengan obat-obatan yang diresepkan dokter. Dari 17 kasus keracuman, empat pasien telah menyerahkan pil mereka untuk diteliti. Para peneliti menemukan kandungan produk yang diklaim herbal ini mengandung sibutramine dua kali dari dosis maksimuk yang dibolehkan diresepkan di Jerman.

Sibutramine adalah zat kimia yang setara dengan amphetamine. Zat ini berfungsi meningkatkan aktivitas hormon norepinephrine dan serotonin yang mentransmisikan perasn ke sel saraf dan berperan penting dalam hal selera makan dan mentabolisme tubuh.
Orang yang seharusnya tidak menggunakan Sibutramine adalah mereka yang mengidap sakit jantung, gangguan jiwa, tekanan darah tinggi tak terkontrol, atau sakit ginjal.

“Konsumen harus memahami risiko potensial dan tidak bertindak hanya berdasarkan asumsi bahwa herbal pasti aman,” kata peminpin peneliti Dr. Dieter Muller, seorang farmakologi di Giftinformationszentrum Nord di Gottingen Jerman.

Muller mengatakan ia tak hendak mengatakan konsumen untuk menghindari herbal pelangsing yang dijual di internet. “ Karena ada banyak pula produk pelangsing lain yang tak diragukan tak memiliki risiko kesehatan,” katanya. Tapi para pasien sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter mereka, terutama jika mereka sedang mengkonsumsi obat yang diresepkan.

Namun masalahnya tak semua dokter memahami produk herbal, Muller mencatat. Tapi setidaknya dokter punya catatan medis pasien. Dengan catatan tersebut, mereka bisa menghitung sisiko potensial yang terjadi jika pasien mengkonsumsi pelangsing herbal dikombinasikan dengan obat yang diresepkan. (TEMPO Interaktif)

Read More ..

16/04/09

Mengungkap Misteri J2

Artikel kali ini pasti akan memuaskan ribuan orang yang telah mengirimkan pertanyaan seputar Jerk Joke (J2) pada kami. Minimal, satu email setiap harinya masuk menanyakan serba-serbi J2 yang begitu misterius itu.

Sekalipun terdengar rumit, pada dasarnya J2 merupakan sebuah pola komunikasi yang sudah biasa Anda dan saya lakukan setiap harinya. Anda pasti sudah sering melakukan hal tersebut kepada sahabat dekat atau lingkaran sosial inti Anda. Dengan demikian, nyaris tidak ada seorang pun yang tidak pernah melakukan J2 dalam hidupnya, sekalipun kemungkinan besar dia tidak pernah menyadari bahwa itu adalah sebuah aplikasi J2.

Istilah Jerk Joke mengacu pada persepsi awal yang dimiliki seseorang ketika mendengar lemparan J2 dari Anda, yakni seolah-olah Anda adalah orang menyebalkan yang senang menjadikan orang lain sebagai bahan candaan, atau dalam bahasa Inggrisnya lebih mengena, “a jerk who loves to joke at the expense of other people.”

Nah, apakah Anda bisa mengingat kapan terakhir kali sahabat-sahabat Anda menyampaikan ekspresi seperti itu tentang Anda? Secara verbal, pernyataan mereka bisa berbunyi, “Rese loe,” “Wah parah bercandanya,” atau “Awas yah…” sambil disertai seringai, senyum kalah, bibir tersimpul, atau bisa juga wajah cemberut gemas.

Jika Anda pernah mendapatkan respon seperti itu dari salah seorang kenalan atau sahabat, maka Anda kemungkinan besar baru saja melemparkan sebuah J2. Yang menjadi masalah bukanlah tentang ketidaktahuan Anda akan cara menggunakan J2, melainkan tentang ketidakberanian Anda untuk melakukannya pada lawan jenis yang Anda sukai!
Anda menggunakan Jerk Joke pada kerabat keluarga, sahabat dekat, pada wanita yang tidak masuk dalam kategori minat Anda… namun tidak pernah pada “wanita vitamin” yang setiap hari Anda temui di mana-mana. Padahal justru di sanalah sebuah J2 akan menampilkan efek kekuatan yang sebenarnya.

Ketika dahulu memformulasikan istilah Jerk Joke, saya memang dengan sengaja menginginkan kata yang beririsan dengan arti ‘seorang brengsek’, namun juga sekaligus mengacu pada arti lainnya dari kata ‘jerk’, yakni ‘sentakan, tarikan, dorongan, atau gerakan yang cepat dan instan’. Oleh sebab itu, untuk menyempurnakan penjabaran Jet dalam Mengubah Kepribadian, saya akan memaparkan definisi J2 sebagai berikut:

“Jerk Joke adalah pernyataan cerdas, verbal maupun non-verbal, dari hasil observasi yang disampaikan secara tampak-spontan dengan nada, gaya, atau timing yang menggelitik, mengejutkan, menjebak, bermakna ambigu, menyindir, atau menyebalkan.”
Saya akan bahas satu per satu setiap frase kunci dalam definisi di atas.

Pernyataan cerdas : Ekspresi J2 yang baik akan mencerminkan kecerdasan atau keunggulan intelektualitas pribadi yang menggunakannya, sehingga pada akhirnya melipatgandakan imej glossy yang ada. Dalam bahasa Inggris, ekspresi seperti ini dikenal dengan istilah ‘witty’. Seseorang yang memiliki kualitas demikian, akan memberikan sensasi warna yang berbeda dalam percakapan.

Contohnya berkata, “Wah, luar biasa tepat waktu nih, bahkan kecepetan karena sekarang jam 5 sore…” kepada seseorang yang sebelumnya berjanji datang pukul 4, atau “Hmm, bukan begitu caranya cari perhatian dari gue…” kepada seseorang yang tidak sengaja menyenggol jatuh gelas minumannya. Perhatikan, kedua kalimat tersebut menggunakan sebuah fakta akan kecelakaan (terlambat dan tersenggol) namun kalimat respon Anda dipuntir sedemikian rupa sehingga seolah-olah bermakna yang lain.

Verbal maupun non verbal : Jerk Joke bisa disampaikan dalam ucapan (verbal) dan bahasa tubuh (non-verbal). Ketika Anda menggunakan keduanya, efek yang dialami sang target akan berlipat-lipat kali ganda. Sayang, hal tersebut hanya bisa Anda pelajari secara detil dalam workshop/seminar.

Dari hasil observasi : Anda akan sulit memainkan J2 bila mata dan telinga tidak awas menyimak hal-hal yang sedang terjadi di sekeliling Anda. Itu sebabnya pria yang masih grogi dan termakan banyak ilusi ketika berdialog dengan wanita cantik akan kewalahan menemukan bahan maupun celah untuk menyampaikan Jerk Joke. Observasi adalah hal yang sangat penting, tanpanya J2 Anda hanya bersifat hapalan belaka dan terlalu umum.

Keluhan terbesar dari para wanita adalah pria tidak peka dan sensitif. Pria lossy akan berusaha menunjukkan kepekaannya dengan cara memenuhi kebutuhan sang wanita idaman dan bersikap sebagai “budak penjilat” sepanjang hari. Pria glossy menunjukkan sisi kepekaannya dengan cara menyimak 100% apa yang terjadi luar dalam dari sang wanita dan menyampaikannya dalam bentuk umpan J2. Contoh, “Elo suka banget ya sama baju ini, setiap kali ketemu selalu pake ini terus…”

Yang disampaikan secara tampak spontan : Efektifitas J2 sangat bergantung pada kecepatan Anda untuk memproduksinya. Semakin singkat waktu yang Anda butuhkan untuk berpikir dan menyampaikannya, semakin Anda terlihat spontan, semakin besar efek yang akan dirasakan oleh lawan bicara Anda. Spontan juga berarti Anda tidak menunggu respon seusai melemparkan Jerk Joke pada lawan bicara. Hal ini bisa Anda tingkatkan dengan cara membiasakan diri mengobservasi orang untuk menemukan hal-hal unik, lalu menyusunnya dalam bentuk komentar yang cerdas.

Dengan nada, gaya, atau timing : Bagaimana sikap Anda memainkan J2 jauh lebih penting daripada isi kalimat J2 itu sendiri. Sekali lagi, sayang ini tidak bisa diajarkan dalam bentuk teks, Anda harus melihatnya sendiri dalam program live training.

Yang menggelitik, mengejutkan, menjebak, bermakna ambigu, menyindir, atau menyebalkan : Hal-hal tersebut adalah berbagai macam hasil akhir yang dituju oleh sebuah ekspresi J2. Sebagaimana sudah disebutkan sebelumnya, menghina dan merendahkan tidak termasuk ke dalam tujuan dari J2.

Perhatikan saya tidak menyertakan ‘menghibur’, ‘menggelikan’ maupun ‘konyol’ ke dalam definisi di atas karena J2 memang tidak sama dengan melucu, melawak, atau menyajikan komedi. Sekalipun dapat memancing tawa, namun Jerk Joke itu sendiri bukan pernyataan bercanda biasa, melainkan apa yang sebut sebagai Humor Strategis.
Anda ingin tahu lebih banyak lagi? Silakan baca artikel online dengan judul yang sama. di website kami. Selamat bereksperimen. (HitmanSystem)

Read More ..

Memilih Gagasan Bisnis yang Tepat

Tanya :
Sekarang ini sudah banyak jenis usaha yang berdiri. Saya belum memiliki ide usaha yang pasti, tapi ada pemikiran untuk memulai usaha jasa pengiriman barang dan dokumen. Bagaimana pendapat Pak Rusman mengenai usaha tersebut?

Teman saya pernah bilang kalau perusahaan jasa pengiriman seperti TIKI memberikan kesempatan usaha dengan sistim bagi hasil. Dengan hanya memberikan uang jaminan, sebuah komputer, dan tentunya tempat usaha, saya sudah bisa memulai usaha tersebut. Dengan cara seperti itu, apa akan lebih baik dibanding saya membuat nama usaha sendiri? Bagaimana dengan tingkat persaingannya?

Kemudian mengenai lokasi, sebaiknya berada di mana? Apa di dekat perkantoran atau perumahan? Sebelumnya, terima kasih atas penjelasan dan sukses selalu.

Jawab:
Mitra AdInfo, memang bagi kita yang sudah ingin memulai bisnis, terkadang ketika saatnya tiba, memilih bidang usaha seakan-akan menjadi tidak mudah. Ide , saran dan gagasan datang silih berganti, tapi jarang sekali yang langsung bisa berkenan di hati.

Pada umumnya, calon usahawan menggunakan beberapa jenis pendekatan, antara lain dengan menjatuhkan pilihan pada bidang usaha yang sesuai dengan kompetensinya, ada juga yang memilih bidang sesuai dengan minat atau hobi, atau sesuai dengan jumlah modal yang mampu disisihkan.

Beberapa orang lainnya menentukan usaha ketika tiba-tiba ada suatu peluang yang muncul begitu saja tanpa direncanakan. Bahkan ada yang merasa pada suatu waktu mendapat pencerahan entah dari mana, lalu menentukan bidang bisnis secara seketika dan ternyata sukses.

Nah, bagaimana dengan Anda? Atas dasar apakah Anda ingin memilih usaha jasa pengiriman barang dan dokumen? Apakah hanya karena Anda merasa modal yang Anda miliki sudah sesuai dengan jenis usaha ini atau ada alasan lain?

Menurut saya, faktor yang paling krusial untuk membuka suatu usaha di bidang tertentu adalah soal: “Apakah pasarnya ada?” Kalau faktanya, pasar untuk bidang usaha tersebut jelas-jelas memang ada dan cukup menjanjikan, pertanyaan selanjutnya adalah: “Apakah kita punya jaringan yang cukup luas guna mendukung kiprah kita kelak di bidang usaha ini?”

Kalau jawaban untuk 2 pertanyaan tersebut cukup positif, maka ada rekomendasi bahwa Anda akan lebih berpeluang untuk sukses, bila bidang ini juga Anda sukai.

Dewasa ini bisnis berbasis kemitraan sedang menjadi tren. Kita sudah familiar dengan berbagai perusahaan yang menawarkan franchise, atau pun Business Opportunity, dan semua itu memang baik bagi pengembangan dunia usaha. Kenapa? Karena, baik pemilik usaha mau pun pihak mitra, dua-duanya diuntungkan.

Pemilik usaha mendapatkan dukungan finansial dari sang mitra guna mengembangkan bisnisnya, sedangkan pihak mitra mendapatkan kemudahan dalam berusaha karena tidak perlu bersusah payah bereksperimen, melakukan riset dan pengembangan, mencari sistem dan serangkaian trial and error yang kesemuanya itu membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Kalau Anda merupakan pendatang baru di blantika bisnis, terutama di bidang pengiriman paket dan dokumen, ada baiknya kalau Anda ambil kemitraan dulu saja. TIKI mungkin salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan. Di sini Anda bisa belajar dan cari pengalaman seraya membangun serta mengembangkan jaringan relasi. Pada waktunya nanti, setelah benar-benar siap baik secara finansial mau pun kompetensi, Anda bisa membangun merek Anda sendiri.

Urusan kirim-mengirim paket merupakan kegiatan yang cukup sibuk dan ramai lalu lintasnya, sehingga ini menjadi ladang bisnis yang sarat persaingan. Tapi kalau Anda mampu menciptakan inovasi secara berkesinambungan, sekaligus juga melakukan terobosan-terobosan serta menciptakan nilai tambah secara konsisten atas mutu layanan Anda, saya yakin tidak saja Anda akan survive, tapi lebih dari itu Anda akan sukses. Percaya dan yakinlah tentang hal ini.

Untuk lokasi, saya cenderung mengatakan bahwa tempat-tempat di sekitar kawasan bisnis akan lebih dominan memberikan prospek yang baik. Namun demikian, Anda harus lebih proaktif untuk menjaring cakupan yang lebih luas lagi, sehingga ide untuk juga memasarkan secara on-line melalui situs web dan blog, serta membentuk agen-agen kecil di daerah perumahan patut Anda pertimbangkan juga. (Rusman Hakim)


Read More ..

15/04/09

Sutejo M. Dahlan: Saya Kecewa…

Tidak banyak yang dapat dilakukan para tunanetra di saat Pemilu kemarin. Di saat sebagian warga dengan hak pilihnya larut dalam euforia pesta demokrasi lima tahunan, para pemilih tunanetra justru harap-harap cemas. Terutama bila terkait dengan sarana dan prasarana Pemilu.

Bila masyarakat kebanyakan tidak memiliki halangan dalam memilih, mereka (para tunanetra) harus tergantung dengan alat bantu karena keterbatasan dalam melihat. KPU harus menyediakan alat bantu tersebut di tiap TPS yang memiliki DPT (Daftar Pemilih Tetap) tunanetra.

Saat ditemui, Sutejo M. Dahlan selaku Ketua PERTUNI (Persatuan Tuna Netra Indonesia) DPC Jakarta Barat, merasa kecewa dengan pelaksanaan Pemilu. Selain tanggapan KPUD Jakarta Barat yang dianggapnya “dingin”, sarana buat pemilih tunanetra di TPS pun tidak kunjung tersedia.

Berikut wawancara dengan Sutejo M. Dahlan seusai pemilihan legislatif pada 9 April 2009 lalu di kediamannya yang sekaligus Kantor PERTUNI DPC Jakarta Barat :

Apa Pendapat Anda Tentang Pemilu Kemarin ?

Pemilu kali ini saya tanggapi dengan semangat. Sebelumnya, saya melakukan kordinasi dengan anggota-anggota saya. Kami mencari alamat dan nomor telepon KPUD Jakarta Barat agar kami mendapat sosialisasi tentang Pemilu. Namun hal ini tidak membuahkan hasil. Alamat dan nomor telepon yang didapat pun bagai “rumah tak bertuan”.

Ketika menelepon, pihak KPUD Jakarta Barat menanggapi sangat dingin. Hal inilah yang membuat saya bersama anggota PERTUNI DPC Jakarta Barat memilih untuk pasrah. Pasrah yang dilakukan bukan tidak memilih atau “golput”. Tapi, saya harus mengikuti pemilihan anggota legislatif dengan didampingi orang terdekat.
“Saya sendiri harus didampingi oleh anak saya dalam mencontreng anggota legislatif pilihannya,” kata Sutejo.

Kami juga kan manusia, seharusnya kami diberi perhatian yang sama. Kami punya hak pilih, tapi tidak diberikan ruang untuk mengenal Pemilu. Bagaimana kami bisa mengenal dan memilih? Masyarakat biasa saja, yang masih bisa melihat, masih bingung ketika mencontreng, apalagi kami tunanetra yang tidak diberikan sarana.

Saya mengaku cukup kecewa dengan kurangnya perhatian pemerintah terhadap pemilih tunanetra. Salah satu buktinya adalah tidak adanya sosialisasi Pemilu di kalangan pemilih tunanetra. Padahal, sosialisasi tersebut sangat dibutuhkan kaum tunanetra yang memiliki keterbatasan penglihatan.

Sutejo khawatir kalau pemilih tunanetra yang tidak mendapat sarana di TPS, tidak dapat menggunakan hak pilihnya, atau karena dipaksakan, suaranya menjadi tidak sah dan akhirnya sia-sia belaka.

Apa yang Diharapkan Saat Pemilu Berlangsung?
Kami sebagai warga negara Indonesia yang punya hak memilih diberikan sarana. Dengan adanya alat bantu berupa template surat suara berhuruf Braille, para penyandang tunanetra bisa menggunakan hak pilihnya secara lebih rahasia meskipun masih terbatas pada pemilu anggota DPD dan pemilu presiden.

Selama ini, para pemilih tunanetra selalu menyiapkan seorang pendamping yang akan menemaninya di bilik suara. Di bilik suara, mereka bisanya akan diarahkan pada calon atau partai politik yang dipilih.

Tapi apa yang terjadi. Jangankan template surat suara berhuruf Braille, sosialisasi tentang Pemilu kepada kami pun tidak ada. Bahkan, ketika kami ingin meminta informasi tentang bagaimana pelaksanaan Pemilu, seolah kami tak dianggap.
Ketika hari pencontrenagn tiba, saya terpaksa dibantu oleh anak saya untuk mencontreng partai atau nama calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan DPR RI, karena alat bantu yang disediakan hanya untuk Dewan Perwakilan Daerah saja.

Apa Kendala Saat Melakukan Pencontrengan ?
Mungkin bukan hanya kami penyandang tunanetra yang mengalami kesulitan ketika harus mencontreng. Selain lembaran kertas yang terlalu besar, nama caleg yang tersedia pun cukup banyak. Inilah yang membuat kami sedikit bingung. Selain itu, prasarana dan sarana berupa template surat suara berhuruf Braille pun tidak tersedia. Hal ini juga menjadi kendala kami.

Selain itu, dengan kurangnya sarana Pemilu, membuat kami harus mencontreng di TPS masing-masing. Bahkan, banyak juga anggota kami yang tidak mencontreng akibat tidak ada di DPT (Daftar Pemilih Tetap). Selain itu, ada pula yang hanya memiliki KTP daerah. Inilah yang menjadi kesulitan kami.

Harapan Setelah Mencontreng ?

Kami berharap, kepada wakil rakyat yang telah kami percaya untuk benar-benar mengemban tugas demi kemajuan bangsa dan negara. Selain itu, untuk pemilihan Pilpres dan Wapres nanti, dirinya berharap agar pemerintah lebih memperhatikan para tunanetra dan mereka yang berkebutuhan khusus. Di mana suara kami pun turut serta memanjukan bangsa dan negara ini.

Menyinggung tentang pemerintahan sekarang ini, dirinya dengan gamblang menuturkan bahwa beliau sangat simpatik dengan tokoh SBY. Menurutnya, beliau sungguh-sungguh memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Dirinya pun berharap, jika nanti terpilih lagi sebagai presiden Indonesia, beliau lebih serius lagi dalam membasmi para koruptor yang membuat negara ini menjadi terbelakang.

Read More ..

Pemilu dan Pilu Masyarakat

Kebingungan masyarakat memang banyak dijumpai di beberapa TPS. Masyarakat merasa masih belum paham dan kurang tersosialisasi dalam Pemilu kali ini. Akhirnya, mereka tidak pasti dalam memilih calon legislatif yang akan mewakili mereka di parlemen.

Meski begitu, sebagian besar masyarakat masih menganggap kalau Pemilu dan pemberian suara adalah hak konstitusional yang harus mereka gunakan. Buktinya, dari beberapa TPS yang ada di komunitas kita, masih dipadati masyarakat yang ingin mencontreng.

Menurut pantauan AdInfo di beberapa TPS, pencontrengan dilakukan mulai pukul 07.00 – 12.00. Seperti terlihat di TPS 114 Duri Kosambi, TPS 08 dan 09 di Kembangan Selatan dan TPS 067, 068 dan 069 di Kembangan Utara. Di sana, masyarakat berbondong-bondong datang ke bilik suara guna menentukan pilihannya masing-masing.

Namun, di tengah antusias masyarakat di hari pencontrengan tersebut, ternyata masih ada masyarakat yang tidak bisa menggunakan haknya. Mereka tidak tercantum dalam (DPT) Daftar Pemilih Tetap yang dikeluarkan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum). Hal ini terjadi bukan hanya di komunitas kita saja, tapi juga di beberapa daerah di Indonesia.

Seperti dikutip dari Kompas (9/4), menurut Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta Adang Ruchiatna, di Cengkareng, ada 2.440 orang dengan NIK (nomor induk kependudukan) sama dan kami juga mendapat laporan bahwa 50.000 orang di Jakarta Barat tidak tercatat dalam DPT, padahal terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2004 dan dalam Pilkada. Hal ini terjadi juga di daerah lain dan saya perkirakan mencapai 20 persen.

Selain tidak terdaftar dalam DPT, masyarakat juga merasa kecewa karena mereka tidak bisa mencontreng meski memiliki KTP. Padahal, data pemilih yang dikeluarkan oleh KPU bedasarkan data kependudukan yang diperoleh dari masing-masing pemerintah daerah.
“Saya juga heran kenapa saya dan keluarga bisa tidak ada dalam DPT. Padahal saya memiliki KTP di tempat saya tinggal. Kalau begini, bisa-bisa saya juga tidak bisa memilih dalam Pilpres nanti,” kata salah seorang warga di Cengkareng Barat.

Di samping permasalah DPT tersebut, masyarakat pun masih memiliki kendala lain. Banyak di antara mereka yang bingung dengan mekanisme dan pilihan calon legislatif yang akan dipilih. Terutama masyarakat awam dan masyarakat lanjut usia.

Seperti yang terlihat di TPS 114. Menurut Hisar, salah satu warga Duri Kosambi, Cengkareng, Pemilu kali ini sangat membingungkan dengan banyaknya partai dan anggota legislatif yang ada. Makanya, hingga pencontrengan tiba pun, saya masih belum mempunyai calonnya. “Jangankan saya. Anggota KPPS saja terlihat masih bingung,” ujarnya sambil tersenyum.

Di TPS tersebut, pemilihan berlangsung dengan lancar. Aparat keamanan pun terlihat siap berjaga di tengah-tengah pemilihan berlangsung. Bahkan, Lurah Duri Kosambi, H. Naman Setiawan S.Sos pun terlihat memantau lokasi tersebut. ”Selain di TPS ini, saya juga memantau hampir di semua TPS yang ada di wilayah Kelurahan Duri Kosambi. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar,” katanya.

Berbeda halnya dengan di TPS 067, Kembangan Utara. Di sana, ketika perhitungan suara dilakukan, ada surat suara yang semua bagian kertas ditandai dengan tanda silang, bukan contreng. Hal itu mungkin menunjukkan ketidakpercayaan warga pada Caleg dan Partai Politik yang hanya bisa memberikan janji-janji palsu.

Bukan itu saja, di TPS tersebut, ada pula warga yang terlihat bingung ketika melihat papan calon nama anggota legislatif. “Kok, nama calon yang saya akan contreng gak ada ya mas? Masih ada lagi gak yang belum ditempel ?” tanyanya pada Adinfo.

Menyinggung soal Pemilu legislatif, Jones Djatisasmito, Caleg DPR-RI Dapil Jakarta III yang juga merupakan warga komunitas, pada tanggal 13 April 2009 lalu menuturkan, belum mengetahui berapa hasil suara yang diperoleh hingga saat ini. Padahal, sudah 4 hari terhitung pencontrengan berlangsung. Menurutnya, kali ini KPU kacau dan terbilang lambat. “Saya dapat informasi untuk Dapil saya, baru 30 % suara yg masuk dari seluruh TPS yg ada,” ujarnya.

Lebih jauh Jones Djatisasmito menuturkan, saya melihat manajemen KPU sekarang kurang profesional dan saya sendiri sampai sekarang belum tahu dapat suara berapa. Hal ini membuat saya pribadi sangat sedih melihat bangsa Indonesia. Di mana pemilu kali ini, rakyat dipaksa Golput dan hak asasi rakyat tidak ada yang membela, termasuk pemerintah sekali pun.

“Saya agak pesimis dengan demokrasi bangsa Indonesia. Yang ada saat ini, adalah demokrasi yang menurut saya itu sama dengan bangsa bar-bar,” ujarnya.
Sungguh sangat saya sesalkan adalah kenapa hak pilih rakyat Indonesia yang konon jumlahnya ada 250 juta, tapi tidak dapat memilih seluruhnya. Bahkan hal ini tidak ada pembelaan terhadap rakyat yang tidak bisa memilih tersebut.

“Jadi, percuma dong kita jadi rakyat Indonesia, jika keberadaan kita sebagai rakyat tidak pernah dihargain. Saat ini, kepada siapa rakyat harus cari pembelaan,” tukasnya.

Menurutnya, di sinilah kita bisa tahu banyak contoh yang salah satunya adalah masalah mengurus DPT. Ini menandakan memang rakyat tidak pernah diajak dengan sungguh-sungguh untuk membangun bangsa ini. “Untuk pilpres, saya rasa melihat hasil suara yang beredar sekarang, SBY masih kuat untuk menjadi kandidat. Saya takutkan ke depan adalah terjadi keributan seperti di Thailand. Di mana banyak kelompok- kelompok tidak puas dengan hasil pemilu sekarang,” tukasnya.

Read More ..

Mencari Salah dalam Pemilu

Konstruksi menjadi bagian penting dalam sebuah bangunan. Kapasitas dan kualitas setiap bagiannya harus sejalan dengan peruntukkan bangunan tersebut. Tidak bisa diselewengkan dan diremehkan agar bangunan bisa kokoh berdiri.

Kita ambil perumpamaan sebuah jembatan. Bila dibuat dengan bahan baku dan konstruksi yang mampu bertahan sampai 10 tahun, maka jembatan tersebut pun akan bisa bertahan sesuai usianya. Tapi, jika diselewengkan, jembatan itu bisa saja ambruk sebelum masanya. Ketidakmampuan dalam menahan beban menjadi pertanyaan karena seharusnya jembatan tersebut bisa bertahan sesuai kapasitasnya.

Jembatan tidak bisa dinilai hanya dari fisiknya yang terlihat kuat, kokoh, dan mentereng, tapi harus pula diperhitungkan kekuatannya dari konstruksi dan bahan baku yang digunakan. Sehingga kekuatan jembatan bukan hanya memiliki makna tersirat, tapi juga tersurat. Apalagi jembatan akan dilewati banyak orang yang pastinya berhubungan dengan keselamatan jiwa yang melaluinya.

Melihat kondisi politik sekarang ini, seusai hari pencontrengan, disadari atau tidak, masyarakat sebenarnya sudah memilih bahan baku dan konstruksi pemerintahan buat 5 tahun mendatang. Analogi jembatan di atas bisa diutarakan untuk melihat konskuensi dan menilai peta politik nantinya.

Kalau saja masyarakat salah memilih, pastinya jembatan republik ini akan cepat roboh. Tidak berumur panjang, atau akan cepat kropos karena kredibilitas konstruksi dan bahan bakunya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Sekaranglah, masa di mana negara ini mengalami dekonstruksi politik dan pemerintahan. Masa ketika haluan politik dan pemerintah ditentukan. Akan berjalan di tempat, melesat maju, atau malah mundur ke belakang.

Namun, di saat pemerintahan dipilih kembali dan dilegitimasi ulang oleh rakyat, ada saja permasalahan yang timbul. Setelah penyesalan masyarakat mengenai kurangnya sosialisasi Pemilu yang menyebabkan mereka tidak memiliki pilihan caleg yang pasti, dan begitu banyaknya partai politik serta calon anggota legislatif yang membuat surat suara melebihi lebar bilik suara, lalu masyarakat masih menuai masalah karena tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dengan begitu, mereka tidak bisa mencontreng dan tidak bisa menunaikan hak konstitusionilnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai tidak melakukan tugasnya dengan baik. Akibatnya, protes banyak dilayangkan meminta pertanggungjawaban KPU. Partai politik dan Caleg pun ada yang terus memertanyakan hal tersebut. Mereka menilai pelaksanaan Pemilu 2009 amburadul.

Apapun alasannya, surat suara sudah masuk dalam perhitungan dan masyarakat pun sudah mengetahui hasilnya. Suka atau tidak, masyarakat harus menerima keputusan KPU sebagai badan yang memiliki otoritas dalam pelaksanaan Pemilu.

Hal yang perlu dicermati dalam kekisruhan ini adalah kebiasaan mencari “kambing hitam”, saling menuding, dan melempar tanggung jawab. Tidak berupaya untuk melihat dan memahami kalau kesalahan-kesalahan dalam Pemilu kali ini adalah kealpaan dari mereka pula.

Kalau memang ada kesalahan dalam pelaksanaannya, selain harus diperbaiki, masyarakat dan semua yang berkepentingan ada baiknya ikut andil sebelum pelaksanaanya. Tidak ribut di akhir pelaksanaan dan rajin mencari kesalahan pihak lain.

Sama halnya dengan membangun jembatan di atas, cobalah untuk teliti dan andil ketika jembatan akan dan saat dibangun. Berikan usulan agar jembatan kokoh berdiri dan kontrol bersama-sama. Jangan ketika jembatan sudah berlobang atau ambruk, baru teriak kalau bahan dan konstruksinya tidak bagus, ada kecurangan, dan tidak sesuai rencana semula.

Perlu disadari, Pemilu dilangsungkan untuk kepentingan masyarakat dan bangsa ini, bukan hanya untuk kepentingan Partai Politik, Caleg, atau KPU sekali pun. Pemilu pun bukan ajang mencari kesalahan, kalau ada yang hanya mencari kekuasaan belaka, orang inilah yang patut disalahkan. Bukan sistem yang telah dibuat secara kolektif. Bila begitu adanya, sama saja kita bertindak bodoh, mencari kesalahan atas perbuatan salah yang kita lakukan sendiri.


Read More ..

08/04/09

Banyak Bangunan Jakbar Tidak Miliki IMB

Ternyata, masih banyak bangunan liar dan tidak liar yang belum memiliki IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) di Jakarta Barat. Terhitung sekitar 400 laporan yang masuk ke Sudin P2B Jakarta Barat mengenai bangunan-bangunan bermasalah di wilayah ini. Semuanya akan ditindaklanjuti dengan pembongkaran bila memang tidak ada inisiatif baik dari pemiliknya.

Sampai dengan akhir Maret, sudah 3 bangunan di Kapuk, Rawa Buaya, dan Cengkareng Timur melanggar yang dibongkar. Terakhir, akan dibongkar sebuah bengkel yang berlokasi di Kedoya. Semuanya dilakukan untuk ketertiban wilayah Jakarta Barat agar tertata dengan rapih.

Tidak tahu alasan yang pasti kenapa pemilik bangunan tidak segera mengurus IMB. Padahal aturan kepemilikan IMB sudah tertuang dalam Perda. Begitu juga dengan biayanya. Singkat kata, IMB sudah merupakan keharusan dalam syarat mendirikan bangunan.

Tapi, ada kemungkinan para pemilik bangunan ini tidak memiliki banyak waktu dalam mengurusnya. Dengan kata lain, mereka sibuk dan lebih memilih menggunakan jasa perantara atau calo.

Alangkah baiknya, bila pemerintah memberikan solusi dengan cara “jemput bola”. Seperti halnya dalam pengurusan perpanjangan SIM atau STNK dan surat-surat tanah. Dengan menggunakan mobil khusus, pihak Polda Metro Jaya dan BPN memermudah masyarakat dalam mengurus segala perizinan. Sekaligus menghindari praktek percaloan.

Dengan cara ini, secara tidak langsung akan membuat pemilik bangunan merasa punya akses cepat dalam pengurusan IMB. Imajinasi birokrasi yang berbelit-belit pun sepertinya akan sirna. Terganti dengan pelayanan yang cepat dan pasti dari Sudin Perizinan Bangunan. Pun meluruskan fungsi pemerintah yang harusnya melayani masyarakat, bukan dilayani oleh masyarakat.


Read More ..

07/04/09

Lipat Gandakan Wanita dalam Hidup Anda

Sobat, coba jawab pertanyaan ini: sepanjang mengikuti Hitman System, bagaimana respon para rekan-rekan wanita yang Anda miliki? Apakah rata-rata mereka menyambut dengan positif perubahan yang terjadi dalam perilaku Anda?

Karena bila Anda mempraktekkan setiap artikel yang Anda baca dengan sebagaimana seharusnya, sahabat Anda akan langsung terbelah menjadi setidaknya dua kubu, yakni mereka yang menikmati dan mereka yang mengecam. Jika ditelaah dengan teliti, maka akan ditemukan bahwa mereka yang menikmati dan semakin akrab justru adalah para sahabat wanita, sementara sahabat-sahabat pria cenderung sedikit membatasi diri dari interaksi dengan Anda.

Apakah Anda mengalami hal-hal tersebut di atas? Atau justru Anda malah mengalami persis kebalikannya?

Pola yang sama dapat dikonfirmasi dalam kisah cinta rekan-rekan saya yang sudah lebih dahulu menjalani masa-masa pendekatan, pacaran, dan hingga akhirnya pernikahan. Pola tersebut selalu ditemukan di mana-mana, sehingga saya melihatnya sebagai salah satu formula dinamika sosial yang bisa menjadi alat ukur kesuksesan perjalanan Anda dari pria lossy menjadi pria glossy.

Anda berada di jalur tranformasi yang benar ketika Anda menerima lebih banyak respon positif dari rekan-rekan wanita dari pada rekan-rekan pria.

Mengapa? Karena segala sesuatu yang kita lakukan dalam hidup adalah games atau sekumpulan permainan, tidak terkecuali dalam area romansa. Secara psikologis, pria dan wanita memiliki respon yang sedikit berbeda ketika berhadapan dengan permainan.

Pria terbiasa melihat “permainan” sebagai tantangan untuk membuktikan diri. Ia melihatnya sebagai kesempatan mencari perhatian, validasi dan pengakuan dari orang lain. Bagi pria, sebuah game adalah perkara menjadi yang terbaik, mencari siapa yang menang dan kalah.

Sementara wanita terbiasa melihat “permainan” sebagai undangan bersenang-senang. Mereka tidak peduli dengan kompetisi siapa yang lebih baik di antara mereka. Bagi wanita, sebuah game adalah kesempatan menikmati interaksi, sesuatu yang sulit mereka lakukan jika sedang sendirian.

Bila Anda mengikuti tulisan saya, Kei, dan Jet namun justru mendapat lebih banyak teman pria yang akrab dengan Anda, itu saatnya berhenti mengecek apakah Anda benar-benar melakukan transformasi persis seperti yang kami maksudkan dalam artikel.

Contoh perilaku salah yang membuat Anda semakin menambah sahabat pria dan kehilangan sahabat wanita adalah bila Anda sibuk bertindak sebagai konsultan, mentor, guru, dokter dan dukun untuk masalah-masalah percintaan teman Anda. Dengan kata lain, menggunakan informasi yang Anda dapatkan dalam Hitman System untuk membuat Anda terlihat cerdas atau berpengalaman tentang romansa.

Bisa dipastikan para pria yang melakukan aksi tersebut tidak pernah melihat hasil transformasi yang mereka inginkan. Glosifikasi yang kami maksudkan akan membuat Anda memiliki keleluasan untuk bermain dan bersenang-senang, sehingga wanita dengan sendirinya tertarik masuk ke gravitasi hidup Anda.

Ingat baik-baik: Pria menyukai pria lain yang banyak berbicara (atau cerdas) tentang game dan membatasi diri dari pria lain yang memiliki game, sementara wanita menyukai pria yang memiliki game, dan membatasi diri dari pria yang terlihat cerdas tentang game.

Di detik Anda lupa akan hal tersebut, Anda akan tersandung kembali ke jurang lossy.
Sehubungan dengan respon wanita terhadap game, ada fenomena menarik yang saya temui pada tahun ketiga ini semenjak Hitman System hadir membantu para pria di Indonesia. Berdasarkan survei, tercatat sekitar 11% dari pengunjung Hitman System adalah wanita. Dan dari jumlah tersebut, semakin banyak surat elektronik dari mereka yang berisikan komentar terima kasih, dukungan, dan pujian.

Ini adalah hal yang menggembirakan, apalagi jika dibandingkan surat berisi kata-kata kecaman pedas yang berdatangan dari para wanita pada saat awal-awal Hitman System berdiri. Ternyata seiring waktu, mereka akhirnya mengenali apa yang sebenarnya kami lakukan selama ini dan berubah seratus delapan puluh derajat.

Mengapa saya membagikan info di atas? Karena hari ini saya ingin mengajarkan satu hal krusial: seluruh transformasi yang Anda dapatkan ini bukanlah sesuatu yang Anda pakai untuk mempermainkan wanita, melainkan untuk bermain BERSAMA mereka. Dalam bahasa Inggris terlihat perbedaan yang lebih tajam: not playing games ON them, but playing games WITH them.

Sadarkah bahwa kemungkinan besar Anda selama ini mengalami kebuntuan karena Anda memperlakukan wanita sebagai obyek target? Tidak ada seorang pun yang senang dipermainkan. Pernahkah Anda dan si dia bisa berinteraksi asyik pada awalnya, namun ia selalu menghindar pada pertemuan berikutnya? Atau mungkin dia berubah sikap dengan mendadak?

Jika Anda belum mengetahui mengapa hal itu terjadi, simak baik-baik: mereka menyadari bahwa Anda lebih suka bermain untuk diri sendiri, bersenang-senang sendiri, menjadikannya sebagai obyek bulan-bulanan dari kebahagiaan Anda.

Seluruh revolusi paradigma yang kami tawarkan di sini adalah bagaimana meningkatkan diri Anda hingga titik maksimal hingga dapat menarik wanita untuk bersenang-senang bersama-sama dengan Anda. Bukan lagi Anda yang sibuk menyenangkan hatinya (atau dikenal dengan istilah pria lossy). Bukan juga Anda yang sibuk menyenangkan diri sendiri (atau dikenal dengan pria brengsek).

Ketika Anda memiliki game yang menyenangkan, wanita sulit untuk menahan ketertarikannya. Dan bila wanita sudah mendekati Anda, ingat untuk terus bermain bersama-sama mereka, bukannya mempermainkan.

Anda mengerti? Itulah kunci pelipatgandaan wanita dan romansa dalam hidup Anda.
(Hitman System)

Read More ..

Fenomena Pembodohan Dunia Romansa

Beberapa bulan belakangan ini saya merasa kalau cukup sering melihat dan mendengar iklan-iklan yang menampilkan sejumlah kata-kata menarik dan foto-foto wanita menarik.

Iklan-iklan tersebut menawari jasa pelayanan chatting, dating dan socializing melalui sms. Mereka mempromosikan kesempatan-kesempatan pada setiap orang bahwa mereka bisa mendapatkan teman-teman yang gaul dan keren, berkenalan dengan wanita menarik, berkencan dengan wanita cantik dan lain sebagainya, jika kita ikut bergabung dengan pelayanan mereka. Pelayanan yang tentunya tidak gratis dan memakan biaya pulsa HP.

Terlepas dari seberapa banyaknya peminat dalam layanan ini, saya berani menyimpulkan kalau bisnis layanan TIPUAN ini cukup berkembang pesat dan memiliki banyak peminat. Hal ini dibuktikan melalui bertambah banyaknya iklan-iklan tersebut di media cetak, TV, internet dan radio setiap harinya

Sejauh ini saya belum menemukan orang-orang yang pernah terlibat dalam layanan tersebut. Tapi, jika ada di antara Anda atau teman Anda sedang bermain di layanan TIPUAN tersebut maka saya minta Anda berhenti bermain-main dengan layanan tersebut. Anda tidak akan mendapat hasil apapun melalui layanan sms tersebut. Melainkan uang Anda akan terus terkuras karena terus membeli pulsa.

Saya berani mengatakan layanan tersebut adalah layanan TIPUAN sekalipun saya tidak pernah menyumbang pulsa sepeser pun ke layanan tersebut. Janji-janji yang di buat mereka adalah janji-janji palsu yang tidak akan bisa mereka tepati. Janji-janji mereka agar kamu bisa berkenalan dengan wanita-wanita menarik dan menjadikan Anda sebagai pribadi yang menarik atau dalam bahasa sehari-harinya disebut gaul hanyalah strategi marketing untuk mendapatkan dan melipatgandakan kembali modal yang mereka keluarkan untuk membuat layanan TIPUAN tersebut.

Jika Anda sedang pergi ke tempat-tempat umum seperti mall, taman hiburan, club, kampus, dll dan Anda bertemu dengan orang-orang yang menurut Anda gaul, hal apakah yang terlintas dalam pikiran anda? Apakah menurut Anda mereka adalah orang yang kesepian dan tidak punya teman? Apakah menurut Anda mereka adalah orang yang selalu berada dalam kamar mereka sambil maen game sendirian setiap saat?

Orang-orang yang gaul bukanlah orang yang selalu mengunci dirinya di dalam kamar sambil ber-sms ria dengan orang-orang yang tidak dikenalnya melalui layanan-layanan sms tidak jelas. Orang-orang yang gaul adalah orang yang mempunyai geng atau teman-teman yang selalu keluar bersama-sama untuk mencari dan melakukan hal-hal unik dan menarik. Orang-orang yang gaul adalah orang-orang yang mencintai kehidupan sosial dan bersosialisasi.

Jadi jika Anda ingin menjadi sosok pribadi yang berkepribadian menarik atau gaul, mulailah keluar dari kamar Anda dan carilah teman yang memiliki keinginan untuk berubah pula. Ikuti komunitas-komunitas yang ada di Jakarta jika Anda bingung ke mana harus mencari teman. Jakarta memiliki beraneka macam komunitas di mana Anda bisa bertemu wanita dan teman yang menarik.

Pria glossy adalah pria gaul yang memiliki pergaulan dan kehidupan menarik. Jadi jika Anda bisa memenuhi persyaratan ini, Anda sudah selangkah lebih maju menjadi pria glossy. Saya berani menjamin ketika berada di tahap ini, anda tidak akan membutuhkan layanan sms TIPUAN tersebut dan Anda akan melupakannya dengan sendirinya.
Hentikan pula ketertarikan Anda pada foto-foto wanita menarik yang mereka tampilkan. Anda harus berhenti percaya kalau foto-foto dan biodata wanita-wanita tersebut adalah asli. Foto-foto yang mereka tampilkan adalah foto-foto yang dapat ditemui melalui internet. Kenapa?

Mari berpikir sejenak dengan akal sehat. Coba Anda bayangkan kalau saat ini Anda adalah seorang pria yang berpenampilan menarik dan selalu dikelilingi wanita-wanita menarik. Anda juga memiliki banyak teman gaul dan selalu memiliki pengalaman menarik. Jika Anda berada di posisi seperti itu mungkinkah Anda akan mempromosikan diri Anda sama seperti wanita-wanita tersebut? Mungkinkah Anda akan meladeni sms-sms dari orang-orang yang memiliki kualitas kehidupan yang tidak sepadan dengan Anda? Anda bisa jawab sendiri di dalam hati Anda masing-masing.

Para wanita berpenampilan menarik selalu dikelilingi sahabat-sahabatnya. Baik itu sahabat pria maupun sahabat wanita. Penampilan menarik membuat mereka dengan mudah di-ngarepin pria-pria yang mereka temui di dunia nyata seperti kantor, kampus, tempat ibadah, mall, dll. Mereka telah cukup terlatih untuk bisa membedakan pria-pria berkualitas dan tidak berkualitas. Pria-pria yang memiliki kehidupan gaul.
Jadi sobat, kesimpulannya, mungkinkah wanita-wanita menarik tersebut akan tertarik pada pria-pria ngarep di dunia maya? Sementara mereka sendiri tidak tertarik pada pria-pria ngarep yang berada di dunia nyata?

Hal ini terkadang membuat saya curiga tentang si pembalas sms tersebut. Tidak menutup kemungkinan kalau si pembalas sms tersebut juga sesama pria. Hanya saja, mereka adalah pria yang memiliki akal cerdik mencari penghasilan dan mereka mengerti benar cara mengelabui korban-korbannya.

Terlepas dari benar atau tidak tentang si pembalas sms tersebut adalah pria, Anda baru saja mendapat pengetahuan baru untuk menolong Anda agar tidak terjerumus dalam lobang yang lebih dalam lagi.

Apakah yang menjadi keputusaan Anda saat ini? Anda akan berhenti dari sms tersebut dan keluar dari kamar Anda untuk memulai bait baru dari kitab kehidupan Anda atau akan memperpanjang harapan pada layanan tersebut? The choice is in your hand and waits you to chose. (Hitman System)

Read More ..

03/04/09

Mengapa Sulit Jatuh Cinta

Apa yang akan Anda baca hari ini adalah rahasia yang selalu tertutup dari mata pria dan wanita di seluruh dunia.

Mengapa jatuh cinta itu sulit? Pertama, menutup mata akan struktur intelejensia dan elemen sosial dinamika yang terkandung dalam cinta dan romansa. Setiap kali berbicara tentang cinta, umumnya manusia selalu menyelaraskannya dengan sejumlah konsep idealisme yang kompleks seperti Jodoh Di Tangan Tuhan, Cinta Sejati, Saling Melengkapi, Cinta Itu Mengalahkan Segalanya, Cinta Indah Pada Waktunya, Cinta Tidak Harus Memiliki, dsb. Akibatnya kita tidak dapat mengamati proses bercinta dari konteks yang realistis yakni : sebuah interaksi sosial belaka.

Sebagaimana interaksi sosial lainnya yang dilakukan sehari-hari, seperti berdagang, belajar, bekerja, berolahraga- ada sejumlah pola dinamika tertentu yang wajib diikuti bila seseorang ingin menemui kesuksesan dalam kehidupan cintanya. Pola dinamika tersebut jarang sekali disentuh, atau bahkan diakui, karena beresiko merendahkan pandangan orang dan konsep tentang cinta. Pola dinamika yang sebenarnya bisa dibedah, dipelajari, dan disusun-ulang dalam bentuk langkah-langkah yang praktis.

Pada dasarnya, proses percintaan selalu erat dengan berbagai permainan dan ‘manipulasi’ sosial yang sampai saat ini masih terasa asing karena jarang dibicarakan secara terbuka. Jika seseorang menutup mata akan hal-hal tersebut, menolak memainkannya, atau tidak melatih diri sebaik mungkin untuk memenuhi syarat permainan, maka sesuai dengan hukum “Survival of The Fittest” oleh Charles Darwin, ia akan tersisih dari potensi romansa yang seharusnya dia dapatkan.

Semakin kita melihat hubungan romansa sebagai sesuatu yang bersifat ilahi, ajaib, mistis, supranatural, semakin pria-wanita akan tersandung, atau minimal mengalami kesulitan, dalam memuaskan kebutuhannya akan percintaan. Cinta sudah menjadi tren linguistik yang terlalu bersifat mitos, ikonik dan berlebih-lebihan di luar proporsi sehingga sekalipun saat ini perkembangan ilmu dan teknologi jaman modern sudah sangat melajut pesat. Pemahaman manusia tentang hal tersebut tidak lebih jauh dari apa yang sudah diketahui manusia pada abad renaisans dahulu.

Kita perlu penelitian yang komprehensif tentang apa yang dinamakan Cinta, tentang bagaimana rasa ketertarikan muncul, bagaimana cara meningkatkannya, tentang proses bio-kimiawi yang terjadi, tentang unsur-unsur lain yang semakin mengikat atau melemahkannya. Buku panduan yang tidak lagi berisi metafor melankolis atau kisah-kisah pembangkit semangat, melainkan tentang hal-hal spesifik yang perlu dilakukan, dihindari, dan dimodifikasi dalam permainan cinta. Dengan kata lain, Cinta adalah sebuah sistem dan saat ini kita, manusia modern, berada pada era yang sudah sangat memerlukan buku panduannya.

Kedua, mempercayai penggambaran hubungan cinta yang diinformasikan media budaya populer seperti buku, film dan lagu. Hampir segala sesuatu yang kita ketahui tentang cinta berakar dari yang kita baca, dengar, dan lihat di berbagai jenis media massa yang beredar di sekeliling kita. Namun sedikit sekali konsumen yang memiliki cukup kesadaran, wawasan, dan pengalaman untuk bisa membedakan antara realita dan ilusi, kenyataan dan impian, fakta dan bumbu dalam setiap konten yang ditayangkan media tersebut.

Seorang ahli teori komunikasi berkebangsaan Kanada, Marshall McLuhan, menyebutkan bahwa “All media exist to invest our lives with artificial perceptions and arbitrary values.” Contoh persepsi artifisial yang seringkali tertancap dalam pikiran kita adalah bahwa, “cinta membutuhkan pengorbanan,” yang mendorong pria-wanita berpikir bahwa rasa sakit yang kita alami berarti kita sedang jatuh cinta. Atau begitu banyaknya informasi yang menyatakan bahwa seorang wanita diwajibkan bersikap pasif dan menunggu pernyataan minat seorang pria. Atau tentang pria yang wajib berenang dari satu pulau ke pulau lainnya, membayar sesuatu, bersusah payah melakukan sesuatu demi melunakkan hati sang wanita idamannya.

Digambarkan bahwa pria dan wanita yang bersikap mengikuti informasi seperti itu akan berakhir dengan kisah cinta yang memuaskan. Tentu ide yang disampaikan dalam informasi-informasi tersebut sangat nyaman, indah dan enak didengar. Dalam kisah buku, film dan lagu tersebut, sang pria atau wanita yang menderita biasanya berakhir dengan kebahagiaan. Sayangnya, realita lebih sering berkata sebaliknya.

Tidak terhitung berapa banyak hubungan pria-wanita yang harus terhempas kandas hanya karena mereka mengikuti persis gaya-gaya romansa dari tayangan televisi dan industri perfilman Hollywood. Mereka dibuai untuk lupa berpikir dan terbiasa menduplikasi ide-ide indah yang disenandungkan dalam lirik lagu-lagu racun romantis. Mereka lupa bahwa tidak peduli seberapa sering buku atau film itu menyandang kalimat based on true story, ia tetap sebuah produk bisnis dunia hiburan yang wajib menuruti prinsip emas, “berikan orang apa yang mereka ingin dengar dan lihat.”

Apa yang kita saksikan tentang Cinta dan Romansa dalam media hanyalah replika buih-buih mimpi tentang apa yang seharusnya terjadi dan apa yang kita harapkan terjadi, bukan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Mengutip ucapan Mark Twain, “In the real world, the right thing never happens in the right place and the right time. It is the job of media, scriptwriters, journalists and historians to make it appear that it has.”

Read More ..

02/04/09

Si Hitam Lebih Menyehatkan

Hamparan luas perkebunan teh Nusantara membuat Indonesia potensial sebagai produsen teh. Sayangnya, 90% hasil teh terbaik kita untuk diekspor. Sedangkan yang dikonsumsi masyarakat hanya kualitas dua dan tiga dengan manfaat yang sedikit.

Sejak dulu, teh menjadi minuman dengan manfaat yang berkhasiat bagi kesehatan. Di beberapa negara seperti Cina, Jepang dan Inggris, menyeduh teh sudah menjadi rutinitas harian sekaligus gaya hidup. Dari sekian banyak produk kesehatan, teh terbilang minuman yang murah dan meriah.

Kegandrungan orang minum teh di negara-negara maju membuat produksi teh menjadi massal. Kini, teh memiliki produk dengan beragam kemasan seperti teh celup, botol, sobek, kotak dan sebagainya yang terpampang di etalase toko, mal-mal besar sampai ada depot khusus untuk teh. Tapi, untuk depot teh sendiri, di Indonesia masih jarang ditemukan.

Penulis buku “Teh Minuman Bangsa-Bangsa di Dunia”, Prawoto Indarto, menyebutkan jumlah kedai khusus teh di Indonesia yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kedai kopi, bisa menjadi indikasi teh masih dipandang inferior. Kebanyakan kedai teh yang ada pun menyediakan produk impor.

Kenyataan orang Indonesia yang lebih mengenal teh impor, misalnya teh hijau, menjadi ironi bagi kita sebagai salah satu bangsa pengekspor teh dunia. Tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi terhadap produk impor menjadi bukti nyata. Mereka berasumsi bahwa semua yang berbau impor adalah baik secara kualitas, tidak kecuali untuk teh.
Lantas, tahukah masyarakat kita bahwa Indonesia sebetulnya memiliki andalan teh hitam yang justeru lebih banyak manfaatnya dari teh hijau?

Hitam atau Hijau?
Pada dasarnya, teh terbagi dalam tiga jenis yakni, teh hitam, hijau, dan teh oolong. Semua jenis teh ini berasal dari tanaman yang sama, Camelia Sinensis dengan varitas berbeda. Secara garis besar, teh terbagi dalam Camelia Sinensis Varietas Sinensis dan Camelia Sinensis Varietas Assamica. Varitas pertama adalah bahan baku teh oolong dan teh hijau. Jenis ini biasanya banyak terdapat di Cina dan Jepang.

Sedangkan varitas assamica adalah bahan baku teh hitam. Hampir seluruh tanaman teh di Indonesia merupakan camelia sinensis varitas assamica. Teh jenis ini juga tersebar di Srilanka dan Kenya. Meski berasal dari tanaman yang sama, yakni camelia sinensis, kandungan katekin dalam varitas assamica lebih tinggi dibandingkan dengan varitas sinensis. Dengan demikian, teh Indonesia sangat potensial menjadi produsen teh hitam di pasar dunia.

Kadar katekin teh Indonesia, menurut Parwoto, lebih baik dari pada negara lain. Sebagai perbandingan, teh hitam ortodoks Indonesia, misalnya, memiliki kadar katekin 8,24% berat kering, teh hijau ekspor 11,6%, dan teh wangi 9,28%. Sementara teh sencha Jepang berkadar katekin 5,06%, teh oolong dan teh wangi China masing-masing 6,73 dan 7,47%, serta teh hitam Sri Lanka 7,39%.

Kadar katekin pada varitas assamica lebih tinggi dari pada sinensis. Katekin adalah kandungan pada teh yang bermanfaat untuk kesehatan. Selain itu, antioksidan sangat efektif untuk menetralkan radikal bebas dalam tubuh. Katekin didapat dari tiga pucuk daun teh yang paling atas. Pucuk daun ini menurut penelitian memiliki katekin dan mutu paling tinggi serta rasa paling bagus.

Hal senada juga diamini seorang Peneliti Madya di Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung, Dadan Rohdiana. Menurutnya, ditinjau dari bahan bakunya, teh hitam Indonesia memiliki kadar katekin lebih tinggi dari teh hijau Cina dan Jepang. Apalagi, perkebunan teh di Indonesia berada 1300 di atas permukaan laut. Semakin tinggi daerah perkebunan, maka kualitas teh semakin baik.

Selain itu, promosi teh hitam juga kurang menonjol dibanding Jepang dan China yang sangat gencar mempromosikan tehnya, terutama untuk teh hijau. Kurangnya publikasi teh hitam Indonesia membuat masyarakat kurang menyadari manfaat kesehatan yang terkandung di dalam teh hitam.

“Masyarakat kita belum akrab dengan teh hitam. Padahal, kita sering jumpai setiap hari. Penelitian sekarang ini membuktikan kandungan senyawa teh hitam lebih banyak dari yang dimiliki teh hijau. Artinya, kandungan senyawa yang dimiliki teh hitam tidak semuanya dimiliki teh hijau,” kata Dadan.

“Kualitas teh hitam Indonesia sudah diakui dunia. Bahkan teh kita berbicara banyak di forum teh internasional. Peneliti Cina dan Jepang sendiri mengakui itu. Sayangnya, teh hitam kita kurang mendapat perhatian lebih. Justeru teh hitam kita yang beredar di pasaran hanya kualitas nomor dua dan tiga. Kualitas nomor satunya sendiri untuk produksi ekspor,” tambahnya.

Dalam bukunya, Revolusi Antioksidan Teh Hitam, Drs. Nurhamidi MBA. MM menerangkan empat keunggulan teh hitam Indonesia dibanding teh hijau. Pertama, teh hitam Indonesia (teh hitam orthodox) memiliki kandungan katekin lebih tinggi dari teh hijau Jepang dan Cina. Kedua, dalam teh hitam terkandung senyawa theaflavin yang merupakan hasil oksidasi katekin akibat proses oksimatis pada pengolahan teh hitam.

Ketiga, theaplavin “hanya” terdapat dalam teh hitam atau teh yang telah mengalami oksimatis. Dan terakhir, sejumlah penelitian menyatakan bahwa kekuatan theaflavin setara atau bahkan lebih baik dari pada katekin. Terlepas mana yang lebih baik, teh hitam mempunyai keduanya, baik katekin maupun theaflavin.

Lebih Menyehatkan
Meski teh sudah akrab di masyarakat kita, sampai saat ini masih sedikit pengetahuan masyarakat tentang manfaat teh itu sendiri. Karenanya, fungsi teh tidak jauh sebagai minuman pada umumnya yaitu sebagai pelepas dahaga di kala terik matahari menyengat.
Apalagi, hal itu terkondisikan lewat iklan atau promo di media yang menjadikan teh sebagai minuman pelepas dahaga. Sedangkan unsur teh yang paling substansial, sebagai media yang mempercepat penyembuhan, tidak dimunculkan. Wajar jika ada anggapan minum teh tidak memiliki pengaruh apapun.

Tak jarang pula orang menyamakan teh sebagai obat. Maka ketika orang menjadikan teh sebagai obat penyembuh ini sudah menjadi kekeliruan besar. Pandangan keliru lainnya adalah banyak orang yang menganggap keseringan mengkonsumsi teh akan memunculkan penyakit ginjal. Secara tidak langsung, teh menjadi biang masalah dari penyakit ginjal. Padahal, bukan teh yang menyebabkan ginjal, tapi air penyeduh yang dipakai untuk membuat teh itu. Kita mungkin kurang menyadari apakah air yang digunakan menyeduh teh itu terbebas dari kadar zat besi atau tidak. Faktor air dengan kandungan zat besi sebetulnya yang menjadi penyebab ginjal, bukan tehnya.

Melihat manfaatnya, teh hitam lebih kaya dari teh hijau. Menurut laporan para ahli teh, kandungan 2 cangkir teh hitam setara dengan 20 gelas jus apel atau 7 gelas jus jeruk. Belum lagi kandungan senyawa teh hitam, seperti polifenol, yang menangkap radikal bebas 100 kali lebih efektif dibanding vitamin C dan 25 kali lebih efektif dari vitamin E.

Kandungan antioksidan di dalam teh hitam adalah jawaban untuk menangkal radikal bebas. Antioksidan merupakan senyawa yang berguna untuk menetralkan radikal bebas. Meski anitioksidan terdapat di dalam tubuh manusia, namun jumlahnya yang terbatas, tubuh tetap membutuhkan asupan antioksidan dari luar. Fungsi lain antioksidan adalah untuk mencegah beberapa penyakit di dalam tubuh.

Penelitian The Netherland National Institute of Public Health membuktikan menyeduh 1-2 cangkir teh hitam/hari akan menekan penimbunan kolesterol 46 % dan 4 cangkir perhari menekan 68%. 552 orang minum teh hitam 4 -7 cangkir/hari secara teratur menurunkan resiko serangan penyakit stroke.

Dengan asupan antioksidan dari teh hitam yang rutin, kita sudah melakukan pencegahan dini terhadap penyakit yang datang. Apalagi manfaat antioksidan teh hitam dapat mencegah jantung koroner dan stroke, komplikasi diabetes, gangguan pencernaan, kanker, asam urat, caries gigi, melangsingkan tubuh, dan menghambat proses penuaan dini. Mengingat manfaatnya yang besar dan mudah didapat, teh hitam bisa menjadi media kita untuk hidup sehat.

Read More ..

01/04/09

Drs. Inc. Yongky Sugiarto, Apt., Acp.

Dulu Minder karena Jerawat

Keberhasilannya mengobati dirinya sendiri membuatnya menyukai dunia pengobatan. Dengan tekad yang bulat untuk terus belajar, banyak orang telah merasakan sentuhan pengobatan Yongky.

Wajah Drs. Inc. Yongky Sugiarto, Apt., Acp., atau yang akrab disapa Yongky, sosok kita kali ini, sepertinya sudah tidak asing lagi. Maklum, ia sudah terbiasa tampil di sejumlah media massa, baik cetak maupun elektronik dalam tayangan pariwara atau acara talk show kesehatan. Yongky mulai dikenal masyarakat luas sejak mengembangkan sebuah klinik kesehatan alternatif yang bernama Klinik Mahardhika.

Dijumpai di tempat prakteknya di bilangan Jl. Mandar, Bintaro Jaya Sektor 3A, kepada AdInfo pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah tahun 1962 ini menuturkan, ia mulai mengenal dan mempelajari dunia medis, medis alternatif khususnya, sejak masa SMA. Ketika itu, katanya, wajahnya penuh jerawat yang menyebabkan Yongky merasa minder dan kurang percaya diri jika bergaul dengan teman sebayanya.

“Boleh dibilang ketika usia 11-12 tahun wajah saya ini tidak bermasalah. Tapi menginjak SMA, jerawat mulai tumbuh di wajah saya dan makin lama makin banyak. Saya sudah berusaha untuk mengobatinya kesana-kemari atau minum obat jerawat berbagai merek, tapi hasilnya tak kunjung menyenangkan. Akhirnya, saya coba buat obat sendiri dengan bersumber pada buku-buku kesehatan, dan ternyata hasilnya efektif, jerawat sudah pergi dari wajah saya,” kenang Yongky.

Keberhasilan Yongky mengatasi jerawatnya rupanya diketahui teman-temannya. Karena hal itulah, sebagian teman yang mempunyai masalah yang sama dengan Yongky meminta bantuannya. Tapi lama-kelamaan, Yongky tak lagi hanya menangani masalah jerawat, keluhan-keluhan lain di luar jerawat datang kepadanya. Dan untuk itu, kata Yongky, ia kembali membuka-buka buku untuk mempelajari keluhan-keluhan tadi.

“Awalnya karena saya berhasil mengobati diri saya sendiri. Sejak itulah saya merasa senang dengan dunia pengobatan. Selanjutnya saya coba membantu orang lain yang memiliki masalah dengan kesehatan,” ujar Yongky menambahkan.

Meski mengaku senang dengan pengobatan, Yongky muda tak pernah bercita-cita untuk bergelut dengan dunia medis dan pengobatan sebagai pekerjaan. Ia malah lebih memilih menjadi seorang guru. “Kebetulan sejak remaja saya sudah menguasai bahasa Inggris dengan baik. Bahkan, waktu SMA, oleh kepala sekolah saya diminta untuk mengajar kawan-kawan yang kemampuan bahasa Inggrisnya kurang,” tukasnya lagi.

Lulus SMA, Yongky memilih mendaftar ke sebuah IKIP di Yogyakarta. Tapi, di lain kesempatan ia juga mencoba-coba mendaftar ke ITB, untuk fakultas MIPA jurusan Farmasi. “Daftar ke ITB itu hanya iseng-iseng, tidak ada harapan tinggi untuk bisa diterima di sana,” pungkas Yongky.

Memang di luar dugaannya, ‘percobaan’ Yongky mendaftar ke ITB membuahkan hasil. Ia diterima untuk melanjutkan pendidikan di institut negeri terkemuka itu. Di jurusan Farmasi ITB, Yongky tercatat sebagai mahasiswa angkatan 1980.

Selepas kuliah, setelah malang melintang bekerja di beberapa perusahaan, pada tahun 1993, Yongky mendirikan Klinik Mahardhika dan mulai berpraktek sendiri. Ilmu pengobatannya kembali ia perdalam dengan menimba ilmu di Cina dan Belanda.

Dalam mengobati pasiennya, Yongky menjelaskan, ada tiga hal utama yang ia lakukan yaitu akupunktur, ramuan herbal, dan pemijatan. Ketiga hal ini sudah dikuasai Yongky dengan sangat mahir. Bahkan, untuk ramuan herbal yang diberikan kepada pasiennya, merupakan ramuan buatannya sendiri.

Sepintas mengenal Yongky, karakter orang yang sederhana dan bijak bisa terlihat dari tutur kata dan perbuatannya. Untuk bidang pengobatan, ia mengatakan merasa cukup senang bisa membantu orang lain. “Yang penting adalah bagaimana hubungan kita dengan orang lain, dan hubungan kita dengan Tuhan,” katanya.

Yongky membuka praktek setiap hari. Sudah ribuan orang yang ia tolong. Di tengah kesibukannya mengobati orang lain, rupanya Yongky masih punya waktu luang untuk melakukan hobinya melukis. Di ruang kerjanya, tampak terlihat beberapa lukisan indah hasil karyanya. “Lukisan ini sengaja saya buat pada saat-saat senggang,” ujar Yongky menutup perbincangan.

Read More ..

Seafood Yahud ala Makassar

Sejak lama pantai Losari Makassar terkenal dengan masakan lautnya yang nikmat. Warisan resep leluhur yang turun temurun tetap terjaga dengan baik sampai sekarang. Salah satu rahasianya terdapat di restoran Dinar Seafood, Taman Palem Lestari.

Sensasi Makassar terkenal dengan pesona pantainya yang indah. Potensi lautnya menyimpan kekayaan ikan yang melimpah. Tak salah jika banyak orang menyebut kota Angin Mamiri, sebutan kota Makassar, sebagai surga masakan laut dari timur.

Namun tidak usah jauh melancong ke surga sana, jika hanya untuk makanan laut. Buka mata Anda! Fokuskan indera perasa anda! Rasakan aroma dan sensasi surga masakan laut dari timur di Dinar Seafood yang pastinya halal.

Restoran masakan laut pulau Celebes itu kini hadir di Perumahan Taman Palem Lestari. Sebagai restoran seafood, Dinar Seafood bukanlah pendatang baru di dunia kuliner, khususnya restoran masakan laut.

Sebelumnya, Dinar Seafood sudah lebih dulu hadir di Mall Pluit. Setelah sukses menjadi salah satu ikon restoran seafood di utara Jakarta, kini Dinar Seafood menjadi target sasaran food hunter wilayah Cengkareng dan sekitarnya.

Bagi penggemar seafood, mencari restoran seafood selalu berujung pada jawaban sederhana: never ending process! (mencari terus dan terus). Tapi, jawaban itu berbeda ketika Anda merasakan sendiri cita rasa masakan laut dari Makassar ini.

Siapa yang tak kenal dengan ikan kudu-kudu bakar, ikan sukang, kepiting lada hitam, kerang kepa tauco, cumi ala Dinar? Semuanya membuat sensasi makan Anda yang sudah-sudah soal seafood, menjadi berbeda.

Ikan kudu-kudu yang biasa mudah dijumpai di Makassar, bisa didapatkan di tempat makan ini. Anatomi ikan kudu-kudu berkulit keras (mirip cangkang kerang) dan bentuknya aneh, jauh dari bayangan Anda dibanding menikmati daging di baliknya.

Ikan yang didatangkan langsung dari Makassar ini disajikan dengan cara dibakar. Sekilas pandang, wujud ikan kudu-kudu akan sama setelah dibakar. Namun, di balik kulit kerasnya, tersembul aroma wangi bumbu tradisional yang melumuri sekujur badannya. Kenikmatan aroma sudah Anda rasakan dan tidak berhenti di sini. Sekarang, carilah dan rasakan dagingnya yang empuk.

Nikmatnya daging ikan ini bukan hanya karena teksturnya yang kenyal, tapi yang khas dari ikan ini adalah karena tidak ada duri. Bayangkan bila merasakan ikan tanpa duri dengan tekstur daging yang kenyal dan lembut. Sensasi itu akan lebih fantastis, jika daging ikan kudu-kudu ini disiram sambal. Jangan bilang kalau Anda tak kuat lagi menahan rasa penasaran untuk mencobanya.

Selain ikan kudu-kudu, menu ikan lain yang tak boleh dilewatkan adalah ikan sukang bakar. Anda tidak bisa membayangkan ikan sebesar lengan orang dewasa ini ada di hadapan mata dengan suasana perut yang lapar.

Sudah sejak lama ikan sukang menjadi menu buruan para seafood seeker. Begitu juga saya. Akhirnya, kesempatan merasakan olahan ikan sukang yang tak kalah dengan ikan kudu-kudu ini datang juga.

Dalam lawatan ke Dinar Seafood, apa yang saya dengar bisa dirasakan. Kebetulan Adinfo mendapat sensasi ikan sukang ini dengan dua rasa berbeda. Di lapis ikan bagian atas, berlumur bumbu parape - bumbu spesial ala Dinar. Rasanya yang manis dan sedikit pedas menyerap ke dalam daging ikan yang menghadirkan rasa gurih ini. Dagingnya lembut, hampir sama seperti ikan kudu-kudu yang tidak memiliki tulang lembut.

Sedangkan di lapis bagian bawah, berlumur bumbu pedas. Namun, rasa pedas itu tak sampai membuat lidah Anda kepanasan. Rasa pedasnya tidak membakar lidah, tapi hanya membekas sesaat di ujung lidah. Ini yang membuat mereka yang tidak suka pedas menjadi tergoda untuk memakannya. Sayang, kalau penggemar seafood tidak merasakan sensasi ikan sukang dua rasa ini sekaligus.

Sebagai restoran seafood yang berpengalaman, Dinar Seafood menawarkan sensasi lain bagi pengunjung. Anda bisa bertandang langsung ke bagian dapur bakar ikan di sebelah luar restoran dan memilih jenis ikan yang diinginkan. Tentunya, momen langka ini jarang terlihat di restoran seafood lainnya. Pastinya, semua ikan di Dinar Seafood semuanya fresh dan kualitas wahid alias satu.

“Untuk ikan kudu-kudu, kami datangkan langsung dari Makassar. Sedangkan ikan sukang juga didatangkan dari sana. Di sini, kedua jenis ikan itu setiap harinya pasti habis. Anda bisa lihat pengunjung yang datang silih berganti,” kata pemilik Dinar Seafood, Franky.

Menu andalan lainnya adalah kepiting lada hitam dan saus padang. Kebetulan, Adinfo merasakan sensasi lada hitam yang aduhai nikmatnya. Kepiting boleh sama, tapi untuk urusan bumbu, Dinar Seafood rajanya. Selama menyentuh satu persatu potongan kepiting, saya hanya bisa diam dan sempat tak bernafas menikmati rasa kepiting lada hitam ini. Bahkan, ketika seorang teman menegur, saya tetap diam dan terus makan sampai habis, kecuali cangkangnya.

Tak salah jika di lidah penggila seafood, kepiting lada hitam Dinar Seafood menjadi menu utama yang harus diprioritaskan. Kesan itu terlontar dari seorang pengunjung yang merasakan langsung menu ini kepada Adinfo.
“Kepiting lada hitam dan saus padang saya rekomendasikan bagi penggemar seafood. Rasa pedasnya pas. Tidak membuat lidah terbakar dan bertahan hanya sebentar,” ujar David Gunawarman, yang kala itu sedang merayakan ulang tahun ibu mertuanya.

Menurut lelaki yang sering keluar masuk restoran seafood ini, Dinar memberi cita rasa lain. Ia pun memberi rekomendasi menu seafood lainnya seperti udang telor asin, kerang kepa tauco, dan cumi ala Dinar.

Khusus cumi ala Dinar, tampilannya tidak seperti cumi pada umumnya. Ini bukan cumi goreng tepung. Sekilas melihat, cumi ini tidak berbentuk layaknya cumi. Bahkan, ketika saya merasakan langsung, kesan cumi yang biasanya kenyal di lidah ini berbeda. Kulit luarnya yang putih dan rasanya yang agak krispi, tapi gurih ini membuat kita tidak percaya kalau itu cumi. Tidak percaya, rasakan sendiri bedanya.

Segarnya Es Pisang
Tak lengkap kiranya setelah menghabiskan menu andalan tadi, kerongkongan Anda dibiarkan kering. Sebagai menu pamungkas, Dinar membawa Anda pada kesegaran luar biasa segelas es palung butung dan es pisang hijau ala Makasaar.

Es palu butung dan es pisang hijau menyimpan keunikan tersendiri. Es palu butung adalah pisang yang dililit dengan kulit berwarna hijau. Lilitan pisang tadi lalu disiram semacam bubur sumsum berwarna putih. Kesegaran itu semakin menjadi-jadi dengan campuran es batu dan sirop merah. Tak bisa dibayangkan, jika tetes demi tetes es palu butung menyentuh tenggorokan Anda. Pastinya segar.

Sedangkan es pisang hijau, sesuai namanya, dibuat dari bahan utama pisang yang kemudian dicampur dengan es serta bahan-bahan lainnya. Baik es palu butung atau pisang hijau, bahan baku pisang keduanya diambil dari pisang raja atau kepok tua.

Kemudian, kenikmatan Anda selama makan seafood semakin dimanjakan dengan interior restoran yang bergaya modern minimalis. Kesan lega terasa dengan adanya cermin di sekujur dinding kanan dan kiri restoran.

Selain itu, suasana ruangan menjadi hidup dari pendaran lampu yang keluar dari balik kap uniknya. Ornamen alami ini hadir dengan lapisan lantai bertekstur kayu terbuat dari marmer. Nampak pula dekorasi batu-bata bertumpuk menjadi pemandangan yang langsung menyapa pengunjung ketika masuk ke dalamnya. Apalagi semilir AC yang menyejukkan membuat selera makan Anda semakin liar.

Dengan fasilitas yang baik dan pelayanan yang memuaskan, Dinar Seafood memiliki penggemar setia masakan laut. Tak salah jika pengunjung silih berganti bertandang untuk menikmati seafood yahud ala Makassar ini. Tak percaya? Cobalah!


Read More ..

  © Blogger template 'Ultimatum' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP