Ketika Harus Memerbaiki Produk Elektronik

Sekarang ini, masyarakat sudah sangat tergantung dengan peralatan elektronik. Semua produk mulai peralatan rumah tangga sampai perlengkapan kantor, pasti menggunakan produk elektronik. Begitu tergantungnya kita dengan produk elektronik.

Memang, produk elektronik merupakan satu tahapan dari peradaban yang memermudah manusia dalam pekerjaan atau keseharian. Dengannya, segala hal menjadi lebih mudah dan cepat.

Sayangnya, kebanyakan dari masyarakat hanya mampu membeli, tapi tidak memiliki kemampuan untuk memerbaikinya. Meski hanya kerusakan kecil sekali pun. Akhirnya, masyarakat mengandalkan jasa perbaikan alat elektronik yang banyak tersebar di mana-mana.

Namun, ketika memerbaiki produk elektronik, tidak sedikit masyarakat yang merasa “dibohongi”. Karena alasan ketidaktahuan masyarakat, ada tempat perbaikan produk elektronik yang berbuat “curang”. Misalnya, dikatakan ada pergantian suku cadang, padahal hanya dikencangkan bautnya atau dibersihkan. Akhirnya, selain biaya jasa perbaikan, masyarakat juga diharuskan membayar suku cadang yang sebenarnya tidak diganti sama sekali.

Ada pula tempat perbaikan produk elektronik yang tidak “jujur”. Contohnya, saat selesai diperbaiki, biaya yang dikenakan sama saja dengan produk elektronik yang rusak parah. Padahal, kerusakannya hanya sepele, tapi biayanya disamaratakan. Hal ini tentunya juga merugikan masyarakat.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan bisa bersikap kritis ketika memerbaiki produk elektronik. Tidak ada salahnya bila harus menanyakan kerusakan secara detil. Selain mencegah untuk tidak tertipu, kita pun bisa mengambil pelajaran terhadap kerusakan-kerusakan yang sering terjadi pada produk elektronik. Siapa tahu, kita nantinya malah bisa memerbaiki sendiri produk elektronik yang rusak.

Kemudian, bila ada suku cadang yang diganti, jangan segan untuk menanyakan suku cadang yang diganti tersebut. Hal ini bisa menjadi bukti kalau suku cadangnya memang rusak dan harus diganti dengan yang baru.

Jangan lupa untuk meminta perincian biaya jasa perbaikan atau harga komponen yang diganti. Dengan begitu, penjual jasa perbaikan elektronik pun tidak akan semena-mena terhadap barang elektronik kita dan memberikan biaya perbaikannya.

Garansi
Di samping hal di atas, masyarakat juga sering kali bermasalah dengan garansi. Garansi yang semestinya bisa menjadi jaminan kualitas sebuah produk, sering kali hanya sekedar tulisan di atas kertas. Ketika diklaim, bukannya mendapat perbaikan gratis, malah produk Anda disebut sebagai “barang gelap”.

Ada 2 macam garansi yang diberikan bila kita membeli produk elektronik. Pertama, garansi toko dan kedua, garansi produsen, pabrik, atau agen distributor resmi. Meski sama-sama garansi, tapi jaminan perbaikan dan penggantian komponennya tidak sama.

Kalau kita membeli produk dengan garansi toko, tentunya kita tak bisa memerbaiki produk di tempat servis atau agen distributor resmi. Mereka tidak mau memerbaiki produk yang bukan asli atau produksi resmi. Alasannya, bisa saja produk tersebut palsu atau selundupan (black market), jadi mereka tidak mau bertanggung jawab.

Memang, harga produk bergaransi resmi dan garansi toko ada perbedaanya. Sehingga banyak juga masyarakat yang memilih harga lebih murah dari pada produk bergaransi resmi. Tapi, masyarakat harus mendapat informasi yang jujur dari penjualnya. Jangan sampai produk selundupan dibilang memiliki garansi resmi.

Sebetulnya, ada cara sederhana membedakan garansi resmi dan garansi toko. Konsumen cukup menanyakannya ke pengelola toko. Umumnya, pengelola toko akan dengan jujur menunjukkan mana barang bergaransi resmi dan mana barang bergaransi tak resmi.

Selain itu, kartu garansi resmi memiliki stempel resmi dan berstiker hologram.
Stiker itu menyimpan kode rahasia yang hanya bisa dideteksi oleh komputer milik pabrik atau agen resmi. Dengan stiker ini, pabrik atau agen resmi dapat mengetahui apakah kartu garansi itu benar-benar asli atau palsu.

Read More ..

Kontes SEO Stop Dreaming Start Action

Stop Dreaming Start Action menjadi keyword yang banyak “dipukul” para blogger mulai saat ini. Pasalnya, Mas Joko Susilo melalui JokoSusilo.com akan memberikan total hadian 25 juta buat mereka yang berhasil masuk 10 besar di google.co.id per 15 September 2009 nanti.

Kontes SEO dengan tema “Komitmen Stop Dreaming Start Action untuk masa depan yang lebih baik” ini, karuan saja mendapat tanggapan yang positif dari para blogger. Bukan hanya karena hadiahnya yang terbilang terbesar dalam sejarah kontes SEO di Indonesia, tapi karena memang ajang seperti ini sering dijadikan even prestis untuk pengukuhan jati diri seorang blogger. Siapa saja boleh mengikuti kontes ini, dari yang pakar SEO sampai mereka yang baru belajar.

Read More ..

Memahami Skenario Pintar dan Licik

Karena panas yang menyengat, saya sempatkan mampir ke sebuah warung di pinggir jalan. Selepas parkir, teh botol menjadi pesanan saya pada pemilik warung.

Saat itu, bukan hanya saya, tapi ada beberapa orang lain yang juga sedang menghindari teriknya matahari. Seperti biasa, selain melepas dahaga, mereka sering kali melepas obrolan pada temannya mengenai pekerjaan yang dilakoni. Entah itu sekedar cerita tentang bosnya yang pelit atau mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi.

Setengah menguping, saya mendengar, “pinter juga, luh. Kalo tau caranya kaya gini, kenapa ngga kasih tau dari dulu!” Sambil tersenyum, orang yang satunya membalas dengan nada berbangga, “kalo ngga gini, dari mana dapet tambahan!”

Setengah melirik, saya pun melihat ada beberapa berkas yang sepertinya sedang mereka manipulasi. Entah itu nilainya atau peruntukkannya. Mereka mengutak-atik sampai hasilnya terbilang masuk akal dan bisa membanggakan atasannya. Plus, bisa mengantongi sedikit “uang panas”.

Akh, mendapat “uang panas” di tengah matahari yang sedang panas. Menyebut pintar orang yang memanipulasi data. Harusnya, orang itu bukan disebut pintar, tapi licik. Bedanya memang tipis, sama-sama terbilang pandai, tapi orang licik menggunakan kepandaiannya untuk memutarbalikkan fakta, berbuat curang, dan berlaku culas.

Samarnya interpretasi, membuat orang menisbikan arti dari kedua kata tersebut. Bahkan, sering tak tahu bedanya. Padahal, artikulasinya jelas berbeda arah dan sisi. Si Pintar dan Si Licik, sama-sama pandai dalam mencari solusi dari masalah yang dialaminya. Tapi, Si Pintar mencari jalan keluar dengan cara yang positif, sedangkan Si Licik pandai menemukan jalan keluar melalui cara yang negatif. Si Pintar menguntungkan orang lain, sedang Si Licik merugikan orang lain.

Kembali pada drama warung kopi di atas. Mendengar obrolan mereka, saya sendiri tidak heran, karena sekarang ini memang banyak orang yang merasa pandai padahal mereka itu licik. Mereka saja yang merasa pandai, tapi sebenarnya mereka itu adalah orang yang mudah menyerah, penakut, dan gampang kalah. Mudah menyerah mencari jalan dengan cara yang positif, penakut mencari uang yang halal, gampang kalah mencari solusi sesuai aturan berlaku.

Mereka-mereka inilah yang senang “menggerogoti”, mencari jalan pintas, dan menghalalkan segala cara. Bangga dengan hasil kerjanya yang terlihat bagus, padahal kropos tanpa tulang. Senang “menjilat” orang lain di atas data yang mereka manipulasi sendiri, padahal itu artinya mereka berbohong pada diri sendiri. Berbohong sering kali menjadi kendaraan Si Licik dalam mengubah makna tersurat.

Selesai menenggak satu botol teh dan rasa pegal di pinggang sudah hilang, saya pun beranjak dari warung tersebut. Ketika hendak membayar, saya melihat pedagangnya sedang menonton iklan calon presiden dan wakil di televisi 14 inchi miliknya.
Sejenak, saya pun melempar pandangan ke iklan tersebut yang isinya hanya retorika mengajak masyarakat untuk memilih. Tentunya, dengan iming-iming yang dipaksakan mengikuti keinginan masyarakat. Berlagak menjadi “dewa penyelamat” di saat ada maunya.

Dari iklan kampanye politik tersebut, ada satu hal yang terus menjadi pertanyaan bagi saya. Kenapa mereka itu mendadak seperti orang paling pintar di negeri ini? Mengaku punya solusi memajukan negara yang katanya amburadul. Mengumbar data-data guna mendukung pernyataan-pernyataan yang mereka lontarkan. Bahkan, mereka pun tidak segan menjatuhkan kinerja dan menyalahkan lawan politiknya. Mereka ini siapa? Si Licik atau Si Pintar.

Memang, dalam dunia politik, apa saja bisa terjadi. Kamuflase Si Licik bisa saja tak terendus dan identitas Si Pintar pun bisa saja tak terungkap. Tapi, hal itu bisa diketahui kalau kita sebagai masyarakat punya keinginan untuk mencari tahu. Tidak mudah percaya retorika politik dan informasi satu arah yang memang bertujuan membentuk opini positif publik dari salah satu calon presiden dan wakil.

Sekedar mengingatkan, menjelang Pilpres nanti, bersikaplah kritis terhadap apa yang diberikan berbagai media kampanye politik. Namun, kita juga tidak harus apatis atau malah menelan mentah-mentah konten yang disajikan. Bila begitu, dengan sendirinya kita pun akan tahu siapa yang memang pintar dan siapa yang licik. Siapa yang pantas memimpin dan siapa yang malah akan memukul mundur bangsa ini.

Read More ..

Zyrex - Wakatobi Mini 963

Seperti Bee, Wakatobi Mini 963 adalah pelengkap lini produk dengan nama sama. Wakatobi yang sebelumnya hadir dalam bentuk notebook tablet 12.1 inch, kini memiliki “adik” Wakatobi Mini 963 berbentuk netbook tablet/convertible dengan ukuran layar touchscreen 8.9 inch.

Seperti tablet pada umumnya, Wakatobi Mini 963 bisa dipakai sebagai netbook biasa (dengan layar dan keyboard) dan otomatis masuk mode tablet begitu layar mungilnya diputar dan dilipat.

Wakatobi Mini sebelumnya dirancang sebagai netbook untuk edukasi anak-anak dengan pengalaman interaktif terbaik. Tentunya, netbook ini hadir dengan berbagai aplikasi edukasi berbasis sentuhan (touch-optimized). Namun, melihat tidak adanya kategori netbook tablet/convertible di Indonesia, kini Zyrex memasarkan Wakatobi Mini bukan sebagai netbook tablet edukasi, tapi untuk pengguna umum yang membutuhkan fitur tablet/touchscreen dengan harga terjangkau untuk aplikasi bisnis atau awam.

Netbook tablet/convertible pertama ini memiliki harga Rp 4.999.000. Seperti Bee 103G, untuk sementara hanya tersedia dalam jumlah terbatas di cabang-cabang Zyrex tertentu.

Fitur :
- Ringan dengan form factor yang kecil dan kokoh, keyboard tahan air, tahan benturan, dan tahan debu dengan engsel yang sudah diperkuat.
- Desain bagian depan dan belakang yang sleek dan trendi. Dengan desain batere khusus, baik dan mantap saat digunakan dalam mode tablet
- Webcam yang bisa diputar 180 derajat dengan fungsai Live Framing, One Button Capture, Adjustable Resolution, Video Capture, dan sebagainya.
- Touch Optimized Digital Writing/Drawing memungkinkan pengguna untuk menulis dan menggambar menggunakan stylus yang disediakan. Dilengkapi dengan handwiriting recognition, on screen soft keyboard, dan kemampuan membaca pen-gesture (gerakan stylus) untuk fungsi penulisan tertentu.
- Berbagai aplikasi edukasi dan umum yang dirancang khusus untuk digunakan dengan layar sentuh dan tampilan antar muka (user interface) yang sudah disederhanakan.
- Aplikasi Quick Launcher yang dapat diaktifkan menggunakan hot button yang terdapat pada tepi layar. Menu dapat diatur sesuai dengan aplikasi yang paling sering dipakai.
- Auto Screen Re-Orientation, kemampuan untuk berpindah orientasi (horizontal-vertikal) secara otomatis sesuai netbook, tanpa harus menekan tombol apapun.



Read More ..

Zyrex - Bee 103G

Setelah sebelumnya hadir dengan Bee 106M dan Bee 106P yang berhasil meraih predikat netbook terbaik dari Majalah Infokomputer Maret lalu, kini hadir Bee 103G melengkapi jajaran netbook berkualitas Zyrex dengan nama Bee.

Bee 103G sudah dilengkapi dengan modem 3.5G atau lebih dikenal dengan HSDPA yang sudah built-in. Karena sudah dipersenjatai dengan Intel Atom, Bee 103G juga dapat terkoneksi ke dunia maya menggunakan jaringan WiFi sehinggan membebaskan pengguna untuk memilih tipe koneksi yang paling sesuai.

Profil pengguna Bee 103G adalah individu modern dengan mobilitas tinggi yang menginginkan kepraktisan dalam sehari-hari. Mereka ingin selalu dapat terkoneksi ke dunia maya, baik melalui hotspot WiFi atau HSDPA untuk urusan pekerjaan atau hiburan.
Netbook terbaru Zyrex ini, dijual dengan harga Rp 5.499.000 dan untuk sementara hanya tersedia dalam jumlah terbatas di cabang-cabang Zyrex tertentu.

Spesifikasi Bee 103G :
- Processor Intel Atom N270 dengan clockspeed 1.6 Ghz dan system bus 533 MHz dengan 512 KB Cache Memory
- Chipset Intel 945GC, chipset hemat biaya dengan graphic controller terintegrasi, multiple I/O port ternasuk PCI Express dan USB, Intel High Definition (HD) Audio
- Intel Graphic Media Accelarator 950, meningkatkan performa graphic yang memberikan visualisasi warna dan kejernihan gambar tanpa membutuhkan discrete graphic card
- Operating System : Windows XP Home Edition
- Monitor 10.2 inch
- RAM 1GB (1 slot)
- Hard disk 160 GB IDE
- 3 port USB 2.0
- Dimensi (P X L X T) : 259mm X 180mm X 26 – 35mm
- Berat : 1,4 kg

Read More ..

Bingung Tentukan Harga

Tanya:
Pak Rusman, sekarang ini saya baru merintis usaha jasa fotografi. Cakupan jasa saya seputar pemotretan pre wedding, wedding, produk, dan liputan acara. Setiap orang yang memakai jasa saya bisa memilih, apa hanya membutuhkan file foto atau sekalian sama hasil cetak fotonya yang sudah diberi frame atau pendukung foto lainnya.

Sampai sekarang, belum banyak orang yang memakai jasa foto saya. Tidak tahu apa alasan pastinya, tapi kebanyakan ada yang bilang harganya kemahalan. Padahal, banyak fotografer yang menawarkan harga yang jauh di atas saya, tapi bisnisnya lancar-lancar saja.

Terus terang, saya juga mengalami kendala dalam menentukan harga. Apalagi fotografi ini bersangkutan dengan urusan seni yang katanya susah untuk diukur dengan uang. Terkadang, sebelum menentukan harga, kita juga harus melihat dari kondisi keuangan calon klien dan sejauh mana apresiasi dia terhadap hasil foto.

Bagaimana menurut Pak Rusman mengenai masalah saya ini? Apa yang harus saya tempuh terlebih dahulu? Apa saya harus banting harga biar mendapat banyak klien? Terima kasih sebelumnya.

Jawab:
Bapak Aryo M. Hasan di Kembangan Utara, ijinkan saya menggarisbawahi kata-kata Anda yang berbunyi baru merintis usaha jasa fotografi. Dengan kata-kata tersebut, saya simpulkan bahwa Anda memang seorang pendatang baru di bisnis ini.

Nah, sebagai “new comer”, lazimnya Anda harus melakukan serangkaian kegiatan awal terlebih dahulu dalam rangka penetrasi dan “self branding” di sebuah industri yang baru Anda kenal, sekaligus baru mengenal Anda. Jangan risau kalau banyak fotografer lain memasang harga jauh di atas Anda dan bisnisnya lancar. Karena dapat dipastikan mereka adalah pemain-pemain lama (senior) yang telah mapan dengan jaringannya.

Pertanyaan yang mesti Anda lontarkan pada diri sendiri adalah: “Seberapa piawaikah saya dalam fotografi, yang dengan itu saya pantas menetapkan sebuah harga tertentu?”
Yang jelas, Anda harus mengenal diri sendiri terlebih dahulu. Dalam dunia bisnis yang sepenuhnya mengandalkan keahlian, mau tidak mau Anda harus memiliki, mengetahui serta meningkatkan secara terus menerus keahlian dimaksud.

Guna mengetahui dan sadar seberapa tinggi kemampuan Anda, coba hubungi mereka yang benar-benar ahli fotografi. Berikan beberapa contoh karya Anda, dan minta mereka menilainya. Benar bahwa keahlian dalam fotografi tidak hanya menyangkut hal-hal teknis saja, tapi justru lebih melibatkan faktor seni. Pertajamlah sense of art (naluri seni) dalam bidang foto-memfoto, karena hal tersebut akan memungkinkan Anda menyesuaikan rate harga sesuai dengan tinggi-rendah nilai seni yang mampu Anda persembahkan pada klien. Jangan sungkan untuk minta pendapat para ahli mengenai hal itu.

Coba juga melakukan beberapa sesi pemotretan secara sukarela (gratis) pada berbagai kesempatan, seperti upacara perkawinan atau wisuda sahabat-sahabat Anda. Lalu minta pendapat mereka sebagai pengguna jasa yang awam, seberapa puas perasaan mereka terhadap karya Anda.

Selanjutnya, kenali pasar itu sendiri. Eksplorasilah berbagai informasi penting, seperti berapa rentang harga yang berlaku di pasaran saat ini, tren fotografi yang sedang “in”, siapa saja pemain-pemain yang ada, serta ke mana arah selera konsumen dari saat sekarang sampai 1 – 2 tahun ke depan.

Dari titik ini, Anda dapat menentukan “positioning” yang hendak Anda ambil, apakah hendak menggarap segmen menengah ke atas, atau sebaliknya menengah ke bawah. Berapa rentang harga yang hendak Anda terapkan, dan apa saja keuntungan beserta nilai tambah yang akan diperoleh konsumen dengan harga itu. Sesuaikah cost-benefit ratio yang akan diterima calon konsumen nantinya?

Sekali Anda sudah menentukan positioning dan harga jasa Anda, jangan sekali-kali merubahnya atas desakan konsumen. Kalau terlalu mudah menaik-turunkan harga, Anda akan terkesan tidak profesional. Apalagi praktik banting harga, sebaiknya haramkan saja manuver seperti itu. Karena lebih banyak terjadi, praktik banting harga hanya menjadi aksi bunuh diri bagi si pelaku.

Kalau pada suatu kesempatan Anda terkendala dengan kondisi keuangan pelanggan atau pun tingkat apresiasinya yang rendah terhadap hasil foto, maka Anda dapat memberikan kesempatan untuk menikmati “harga perkenalan” terlebih dahulu, yaitu dengan jalan memberikan diskon istimewa. Jangan memberikan penurunan harga, karena dapat merusak reputasi Anda sendiri yang sudah menetapkan diri pada positioning tertentu. Dengan demikian, dapat diharapkan bahwa pada akhirnya pelanggan mengerti akan kualitas karya Anda dan mau membayar penuh sesuai rate yang sebenarnya. (Rusman Hakim)

Read More ..

Anda Bukan Laskar Pelangi

Dalam perjalanan pulang, saya melihat sebuah fenomena alam yang sudah lama sekali tidak saya lihat, yakni pelangi. Sudah lewat bertahun-tahun semenjak saya terakhir kali melihat pelangi di langit setelah hujan. Dan hari ini saya akhirnya bisa melihat lagi spektrum warna pelangi melintas membelah langit sore yang dibayangi awan hitam.

Sekitar 5 menit saya terdiam dan hanya memandang pelangi tersebut, seperti halnya saya selalu menikmati sejenak berbagai fenomena alam, seperti hujan, petir, dan angin (kecuali banjir). Dan seperti biasanya, seluruh alam semesta ikut terdiam di saat itu.

Dalam keheningan tersebut pikiran saya berkecamuk, membawa kembali ingatan saya ke beberapa tahun yang lalu. Di hari ketika saya ditolak oleh wanita yang saya idam-idamkan dari SMA dengan alasan yang terlampau klise: saya terlalu baik untuk dia.

Saat itu, alam semesta seperti berpesta pora dan merayakan penolakan tersebut. Hujan menyambar, dan tiba-tiba awan hitam tersibak dan munculah pelangi yang semakin menghitamkan perasaan yang merobek-robek hati saya. Di hari itu, saya mengutuk pelangi dengan berbagai kutukan maut.

Lompat beberapa tahun ke depan, di hari ini, saya melihat lagi pelangi, tapi kali ini dalam perspektif yang benar-benar berbeda. Apakah Anda tahu fakta seputar pelangi? Saya yakin banyak di antara Anda yang hanya tahu kalau pelangi hanya muncul saat matahari bersinar sesaat setelah hujan reda. Dan saya sedang tidak berminat menjelaskan pada Anda deviasi dan sudut sinar matahari dan campuran titik-titik air yang bisa menyebabkan Anda melihat pelangi.

Tetapi, salah satu yang paling saya ingat adalah legenda harta karun pelangi. Karena begitu menakjubkannya pelangi yang muncul secara indah dengan setengah lingkaran yang sempurna, sebuah legenda menyebar di seantero dunia, yaitu bahwa tepat di ujung pelangi ada harta karun yang luar biasa.

Legenda ini menurut cerita menyebabkan banyak orang yang mengejar-ngejar ujung pelangi, setiap kali dia muncul setelah hujan deras. Dan berbagai variasi cerita muncul dari legenda tersebut, mengenai pria yang seumur hidupnya mengejar ujung dari pelangi dan sampai akhir hayatnya dia tidak pernah bisa menemukan ujung dari pelangi tersebut.

Sekarang, saya meminta Anda untuk membayangkan kehidupan romansa anda saat ini.
Anggukkan kepala kalau Anda merasa kehidupan romansa Anda seperti seseorang yang sedang mengejar harta karun pelangi. Anda sudah dapat melihat wanita impian di depan mata, malah sangat jelas. Wanita impian Anda mungkin benar-benar sangat terlihat, tapi anehnya terkadang ia menjadi sangat jauh, terkadang ia menjadi dekat.

Terkadang Anda dapat merasakan kalau sudah menemukan kunci mendapatkan wanita impian Anda tersebut, atau mendapatkan kehidupan romansa yang menyenangkan, atau kehidupan percintaan yang indah. Tapi, pada kenyataannya, apa yang seringkali Anda rasakan ternyata terbukti salah. Anda seperti mengejar ujung pelangi, ketika Anda merasa seperti sudah sampai di ujungnya, ternyata Anda salah. Ternyata masih ada ujung pelangi lainnya yang jauh di depan, dan Anda terus mengejarnya sampai tersadar kalau Anda hanya mengejar ilusi. Karena pada kenyataannya memang tidak pernah ada titik akhir dari sebuah pelangi.

Sama seperti fakta bahwa tidak akan ada dua orang yang melihat pelangi yang sama. Anda yang merasa sudah mengejar wanita impian Anda setengah mati dan merasakan ada kesempatan, ternyata pada akhirnya yang Anda dapatkan hanyalah bayangan dan ilusi. Dan berangkat dari paradigma yang salah, Anda kembali mengejar ujung pelangi yang lainnya lagi.

PDKT, nembak, ditolak, frustasi, sedih, tenggelam, dan siklus romansa Anda terus berulang dan berulang hingga Anda masuk ke dalam lingkaran mengejar pelangi yang tanpa ujung. Dead End. Fenomena RC atau Rainbow Chasing.
Disakiti, dikhianati, menunggu dan menunggu, bangkit kembali dan berusaha mengejar sebuah jawaban dari seluruh matrix romansa. Seperti mengejar ujung pelangi. Sampai akhirnya kami menyadari kalau sebenarnya kami terjebak dalam lingkaran sempurna tersebut.

Anda harus berhenti mengejar pelangi tersebut. Sadari bahwa Anda adalah pelangi itu sendiri. Pelangi adalah sebuah pertanda akan sesuatu yang baru. Pelangi yang muncul setelah banjir besar di kitab suci beberapa agama, pelangi yang muncul hari ini, pelangi yang selalu muncul setelah badai besar menghantam. Pelangi yang menjadi pertanda permulaan yang baru, permulaan yang lebih baik dari hantaman masalah besar.

Karena Anda adalah pelangi itu, Anda dapat mengambil keputusan memulai sesuatu yang baru hari ini, saat ini juga, tentang kehidupan romansa Anda. Buat perspektif yang berbeda, transformasi secara bertahap. Seperti contohnya, website HitmanSystem.com yang telah mengalami revolusi dan transformasi terbaru tepat satu minggu yang lalu.
Ketukkan jari Anda ke meja dan anggukan kepala Anda, jika saat ini Anda merasakan euforia dan adrenalin berlari ke seluruh tubuh Anda, dan sedikit demi sedikit, Anda bisa memahami makna cerita saya mengenai Pelangi.

Anggukkan kepala Anda sekarang juga, jika saat ini Anda merasa kesal akan kehidupan romansa Anda yang seperti berputar-putar dalam lingkaran setan. Anggukkan kepala Anda sekarang juga, jika saat ini Anda menyadari dan MUAK akan kehidupan sosial Anda yang begitu-begitu saja.

Anggukkan kepala Anda sekarang juga, jika saat Anda membaca artikel ini, Anda merasakan gemuruh di dada Anda dan suara di kepala Anda yang berteriak-teriak meminta Anda mengambil tindakan. Anggukkan kepala anda sekarang juga, dan buatlah hari ini sebagai hari di mana Anda memulai kembali hidup Anda yang baru!
Apakah Anda masih mau terus mengejar ujung pelangi, ataukah Anda ingin menjadi pelangi itu sendiri? (Hitman System)

Read More ..

Jakarta Menjadi Awal FJB 2009

Digelar selama 2 (dua) hari pada Sabtu, 23 Mei dan Minggu, 24 Mei 2009 di Plaza Selatan Gelora Bung Karno Senayan, arena FJB mulai dibuka untuk umum pada pukul 12.00 WIB hingga 22.00 WIB di hari pertama.

Sedangkan di hari kedua, arena FJB akan dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB. ”Sesuai dengan pilihan tema, kami hadirkan ratusan penjaja makanan pilihan berdasarkan keunggulan pada resep warisan, bahan baku pilihan, cara memasak otentik dan penyajian tradisional,” ucap Memoria Dwi Prasita, Brand Manager Bango, yang akrab disapa Memor.

“Melalui FJB, kami ingin mengajak masyarakat luas untuk melestarikan aneka masakan tradisional yang sudah dikenal luas dan dinikmati secara turun temurun dimana keberadaannya saat ini kalah populer dengan makanan siap saji dari mancanegara,” papar Memor. “Dalam festival kuliner inilah kita bisa memperkenalkan salah satu kekayaan budaya Nusantara, terutama keanekaragaman makanannya,” tambahnya.

Menurut Memor, dengan adanya kegiatan semacam FJB, diharapkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap warisan kuliner Nusantara kian tumbuh dan berkembang secara meluas.

Selain penjaja makanan lokal, FJB kali ini juga akan menghadirkan 8 Duta
Bango yang mewakili kota Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Medan dan Jakarta. Para Duta Bango yang ikut serta dalam FJB 2009 di Jakarta adalah Kupat Tahu Gempol Yang Jempol (Bandung), Soto Udang Medan RM. Rinaldy (Medan), Tengkleng Ibu Edi (Solo), Rujak Cingur Sedati Ibu Nur Aini (Surabaya), Sop Saudara Jl. Irian (Makassar), Brongkos Ibu Suprih (Yogyakarta) , dan Tahu Bakso Ibu Pudji – Ungaran (Semarang). Sedangkan Pondok Sate Pejompongan terpilih sebagai Duta Bango wakil Jakarta yang juga bakal mengikuti festival jajanan di kota Surabaya dan Bandung.

“Ini adalah kesempatan langka, dimana kita bisa mencicipi aneka ragam masakan Nusantara khas daerah masing-masing dengan citarasa enak dan kondang yang bisa dinikmati dalam satu kesempatan. Inilah salah satu keunggulan FJB, dimana kita bisa menikmati berbagai makanan khas Nusantara tanpa harus mengunjungi satu-persatu tempat makan enak yang tersebar di berbagai daerah,” jelas
Memor.

Menurut Memor, berbeda dengan FJB tahun-tahun sebelumnya, FJB 2009 akan menghadirkan Kampung Bango, etalase perjalanan dan kiprah Bango selama ini. Sebuah upaya Bango untuk semakin dekat di hati pecintanya. Pengunjung akan dibawa ke sebuah tur yang menguak proses pembibitan kedele hitam hingga produksi. Juga tampil Dapur Bango Cita Rasa Nusantara yang akan berbagi resep khas Nusantara dan tips memasak dipandu oleh Koki Bango.

Sebagai ucapan rasa terima kasih Bango kepada para pecinta kuliner Nusantara, akan dibagikan secara cuma-cuma ribuan porsi Rujak Bango sebagai ide resep baru kepada para pengunjung.

FJB kali ini benar-benar lebih memanjakan para pengunjung. Sambil menyantap kelezatan aneka makanan dan jajanan khas Nusantara, tersaji berbagai acara hiburan yang menawan. Menyadari bahwa makanan merupakan bagian dari budaya, FJB juga menampilkan berbagai macam kesenian tradisional yang ikut meramaikan acara ini, seperti pagelaran tari khas Betawi dan Barongsai dengan aksi yang penuh kejutan.

Juga akan tampil penyanyi tenar Kris Dayanti yang akan menghibur pengunjung FJB. Khusus buat para pengunjung yang membawa balita dan anak kecil, tersedia juga tempat bermain untuk anak, sehingga FJB dapat menjadi hiburan bagi seluruh anggota keluarga.

Para pengunjung juga punya peluang untuk mengikuti kuis dan permainan interaktif dengan aneka ragam hadiah menarik. Selain dinikmati para pengunjung, adanya FJB juga memberi pengaruh positif kepada para penjaja makanan yang berpartisipasi, karena dengan keikutsertaan mereka, pelanggan menjadi bertambah dan usaha mereka dapat lebih berkembang. Sebagai catatan, jumlah pengunjung FJB tahun lalu sebanyak 680.000 orang dan total penghasilan penjaja makanan sebesar Rp 4,991,000,000 (hampir Rp 5 milyar).

Read More ..

About This Blog

  © Blogger template 'Ultimatum' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP